Page 45 - Modul Teknik Pengeringan 2021
P. 45
= ṁ (9)
Dengan:
H L = panas laten uap air pada suhu bola basah udara panas (kJ/kg air)
Dengan kombinasi antara persamaan (7) dan (9) maka diperoleh laju
transfer uap air sebagai berikut:
! " 0(
ṁ = = − (10)
# " 1 2
Maka dengan persamaan tersebut, waktu pengeringan konstan dapat
diketahui dengan persamaan prediksi sebagai berikut:
1 !
"
2
3 = (11)
0( !
4
5
Seperti ditunjukkan oleh Persamaan (11), waktu untuk pengeringan
dengan laju konstan berbanding lurus dengan perbedaan antara kadar air awal
dan kadar uap air kritis, dan berbanding terbalik dengan gradien suhu antara
permukaan produk dan udara panas.
Waktu untuk pengeringan dengan laju konstan dapat didasarkan pada
perpindahan massa dengan menggunakan Persamaan (6) dan (8), dan
penyelesaian untuk waktu pengeringan, sebagai berikut:
,, - !
"
.
3 = (12)
Ʀ () 6 !6
4
*
5
'
Persamaan ini menunjukkan bahwa waktu pengeringan dengan laju
konstan berbanding terbalik dengan gradien rasio kelembaban pada
permukaan produk dan udara yang dipanaskan.
Seperti ditunjukkan dalam persamaan (12), sebagian dari
penghilangan uap air dari produk terjadi selama periode pengeringan laju
penurunan. Periode pengeringan ini dimulai pada kadar air kritis, wc, dan
berlanjut sampai kadar air berkurang ke kadar air keseimbangan, we. Selama
periode pengeringan ini, suhu produk mulai meningkat hingga di atas suhu
bola basah dan difusi uap air dari struktur produk internal menjadi faktor
pengontrol laju. Selain itu, persamaan yang digunakan untuk menggambarkan
proses difusi kelembaban tergantung pada bentuk produk. Untuk geometri
39