Page 47 - Modul Teknik Pengeringan 2021
P. 47
a. Drying test yaitu hubungan antara moisture content suatu bahan
dengan waktu pengering pada temperatur, humidity, dan
kecepatan pengering tetap. Kandungan air dari suatu bahan akan
menurun karena adanya pengeringan, sedangkan kandungan air
yang hilang akan semakin meningkat seiring dengan penambahan
waktu.
b. Kurva Laju Pengeringan menunjukkan hubungan antara laju
pengeringan dengan kandungan air, kurva ini terdiri dari 2 bagian
yaitu periode kecepatan tetap dan pada kecepatan menurun. Laju
penguapan air bahan dalam pengeringan sangat ditentukan oleh
kenaikan suhu.
Penghapusan kelembaban dari produk makanan khas akan mengikuti
serangkaian tingkat pengeringan, seperti yang diilustrasikan dalam Gambar
18. Penghapusan awal kelembaban (AB) terjadi karena produk dan air di
dalam produk mengalami sedikit peningkatan suhu. Setelah tahap awal
pengeringan, akan terjadi penurunan kadar air yang signifikan pada laju
konstan (BC) dan pada suhu produk konstan. Periode pengeringan laju
konstan terjadi dengan produk pada suhu bola basah udara. Dalam sebagian
besar situasi, periode pengeringan dengan laju konstan akan berlanjut sampai
kadar air dikurangi hingga kadar air kritis. Pada kadar air di bawah kadar air
kritis, laju penguapan air menurun seiring waktu. Satu atau lebih periode
pengeringan dengan laju menurun (CE) ikut berdampak.
Gambar 19. Ilustrasi periode pengeringan konstan dan menurun
41