Page 50 - Modul Teknik Pengeringan 2021
P. 50
3. Semakin tinggi suhu dan kecepatan udara serta semakin besar luas
permukaan bahan yang akan dikeringkan, maka semakin cepat laju
pengeringan, semakin cepat bahan pangan itu kehilangan air. Akan
tetapi perlu diperhatikan terkait fenomena case hardening, yang mana
kondisi ini dapat mempengaruhi tekstur produk yang dikeringkan. Di
permukaan produk menjadi sangat kering sedangkan di dalamnya
masih memiliki kadar air yang tinggi.
4. Tekanan udara dan kelembaban juga sangat penting dalam
mendukung proses pengeringan suatu bahan pangan. Tekanan udara
akan mempengaruhi perubahan besar kecilnya tekanan uap air dalam
bahan maupun kondisi udara di sekeliling bahan. Semakin kecil
tekanan udara akan semakin besar kemampuan udara untuk
mengangkut air selama pengeringan, karena dengan semakin kecilnya
tekanan berarti kerapatan udara makin berkurang sehingga uap air
dapat lebih banyak tertampung dan dihilangkan dari bahan pangan.
Sebaliknya jika tekanan udara semakin besar maka udara di sekitar
pengeringan menjadi lembab, kelembaban udara yang tinggi di sekitar
bahan akan menyebabkan kemampuan menampung uap air terbatas
dan menghambat proses atau laju pengeringan.
F. Referensi
[1] Sitanggang, D., A. Aziz, Herisiswanto. 2018. Performansi Alat
Pengering Tenaga Surya Pemanasan Langsung dengan Kombinasi
Penyimpan Panas. Jom FTEKNIK, 5: 1-5.
[2] Supriyono. 2003. Mengukur Faktor-Faktor dalam Proses Pengeringan.
Bagian Pengembangan Kurikulum Direktorat Pendidikan Menengah
Kejuruan, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah,
Departemen Pendidikan Nasional.
[3] Fachruddien , A.S. dan Cahyana Yuni Asmara. 1997. Pengeringan.
Penanganan Pasca Panen Bahan Hasil Pertanian. Depdikbud. Ditjen
Dikdasmen. PPPG Pertanian Cianjur.
44