Page 29 - Modul Dasar-dasar pewarisan sifat
P. 29
dikodekan oleh gen yang berbeda. Jadi, pernyataan yang lebih akurat
adalah "satu-gen-menyandikan-satu-polipeptida."
Analisis pola pewarisan gen manusia adalah salah satu penerapan
genetika klasik saat ini. Ini melibatkan pembentukan silsilah (gbr. 1.9), yang
merupakan representasi bergambar individu terkait dan fenotipe yang
ditunjukkan oleh setiap individu. Dengan memeriksa silsilah, dimungkinkan
untuk menyimpulkan pola pewarisan, seperti fenotipe dominan atau resesif
atau apakah gen terkait terletak pada kromosom seks atau autosom. Dengan
membandingkan dua atau lebih fenotipe (yang dikodekan oleh gen terpisah)
dalam satu silsilah, dimungkinkan untuk menghitung hubungan keterkaitan
atau jarak peta antara gen. Analisis silsilah dan keterkaitan ini memungkinkan
seorang ahli genetika menghitung probabilitas bahwa seseorang memiliki alel
tertentu, atau bahwa seorang anak akan menunjukkan fenotipe tertentu.
Alat tambahan dalam genetika klasik adalah tipe karyo, yang
merupakan representasi dari semua kromosom dalam seorang individu (gbr.
1.10). Pemeriksaan kariotipe tidak hanya mengungkapkan jenis kelamin
individu, tetapi jika terdapat kromosom ekstra atau lebih sedikit dan apakah
ada kromosom yang memiliki kelainan yang signifikan atau urutan yang diatur
ulang. Studi tentang kromosom dan organisasinya disebut sitogenetika.
Gambar 1.9 Silsilah keluarga besar yang menunjukkan penyakit resesif
autosomal Simbol yang diisi adalah individu yang terkena penyakit resesif,
dan simbol terbuka adalah individu yang tidak terpengaruh.
26

