Page 10 - Learning to train Tapak Suci
P. 10
BAGIAN I
PEMBAHASAN
LTAD adalah kerangka kerja tujuh tahap untuk memandu jalur atlet dari usia
dini hingga dewasa dan tua, dan mengatur pelatihan, partisipasi, kompetisi dan
pemulihan dalam olahraga dan aktifitas fisik (Istvan Balyi et al., 2020).
Pengembangan atlet jangka panjang menentukan persiapan seseorang dari segi fisik,
psikologis, dan sosial dalam meningkatkan perilaku kebugaran untuk menjalankan
dan mempertahankan kehidupan di kemudian hari agar mempunyai kualitas hidup
yang baik (Lloyd et al., 2016).
Pelatihan yang seharusnya diberikan kepada atlet adalah pelatihan yang akan
mengantarkan atlet untuk menekuni pelatihan sepanjang masa untuk meraih pick
perform dalam meraih prestasi puncak. Pelatihan yang menyenangkan bagi atlet usia
dini sesuai tahapannya akan berdampak baik jauh kedepan. Model pelatihan yang
baik bagi atlet, adalah pelatihan yang sesuai dengan perkembangan anak. Pelatihan
yang sesuai dengan perkembangan atlet artinya sebagai pelatih yang memberikan
materi model latihan yang cocok untuk individu dan usia atlet. Tentunya disini peran
pelatih menggali dan meng upgrade model pelatihan yang sesuai dengan atlet, bukan
sekedar melatih yang tidak menarik minat atlet atau kesesuaian tahapannya namun
tidak mempertimbangkan dampak jangka panjang terhadap atlet tersebut.
Istvan Balyi et al., (2020) diciptakannya LTAD untuk meningkatkan kualiatas
olahraga dan aktifitas fisik sehingga anak dapat menyadari potensi atlet,olahraga
apapun yang akan digeluti. Tidak hanya berfokus pada olahraga prestasi dalam
LTAD namun juga mempertimbangkan kualitas hidup seseorang, tidak hanya
mempunyai usia lama / actife for live dan tidak mudah terserang penyakit.
10
Tapak Suci Putera Muhammadiyah

