Page 200 - Simulasi, Derteksi, dan Intervensi dini tumbuh kembang anak
P. 200
PEDOMAN PELAKSANAAN
Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak di Tingkat Pelayanan Kesehatan Dasar
Umur 9-11 bulan
MOTORIK KASAR
• Mempertahankan diri pada posisi ongkok-ongkok
Bayi diposisikan pada posisi merangkak, lalu posisi paha orang tua
atau pengasuh membantu stabilisasi di daerah pinggul sambil
diberikan stimulasi dengan mendorong dan menarik pinggul untuk
fasilitasi latihan penguatan pada otot-otot pinggul serta untuk
menghindari abduksi atau peregangan berlebihan pada sendi pinggul.
• Merangkak, meraih mainan, atau mendekati seseorang
Letakkan mainan yang disukai bayi di luar jangkauannya, tapi jangan
terlalu jauh. Usahakan agar bayi mau merangkak ke arah mainan
dengan menumpu pada kedua tangan dan lututnya.
• Saat kedua tangan ditarik, bayi akan bangkit menuju berdiri dan sebagian besar berat
badan tertumpu pada kedua kakinya
Pastikan anak sudah dapat duduk tegak dengan
stabil tanpa berpegangan. Dudukkan bayi di alas
yang datar, kemudian tarik kedua tangan bayi ke
posisi berdiri. Beri kesempatan bayi untuk
menumpu pada kedua kaki dan melatih
kekuatan otot tungkainya.
• Berpegangan untuk berdiri
Mencoba berdiri dari posisi duduk di lantai dengan bertumpu di pangkuan orang dewasa
Pada umur 7 bulan bayi mulai berpegangan untuk berdiri. Ketika duduk di lantai, bagian
tubuh orang dewasa adalah topangan yang optimal sebagai pegangan pertama ketika
berdiri. Orang dewasa dapat menyokong sebagian dari berat tubuh bagian atas sehingga
bayi hanya butuh sedikit kekuatan untuk mengangkat kepala, bahu, dan badan untuk
berdiri tegak.
• Berdiri berpegangan, rambatan, berjalan digandeng 1 tangan
177

