Page 195 - Sejarah Daerah Lampung
P. 195

176
         durrahman.  Selesai  dibentuknya·KNID,  maka  PKR segera  clibentuk
         dengan Pangeran Muhamad Noor sebagai ketuanya  (Jenderal Mayor),
         yang kemudian. digantikan oleh Iwan Supardi. Dalam waktu cepat lalu

         tumbuhlah cabang-cabang PKR baik di Kabupaten, Kawedanaan mau-
         pun tingkat Kecamatan. Jawatan  maupun instansi pemerintah }rang se-
         mula  milik  Jepang  segera· direbut  dan  pindah  tangan  menjadi  aparat
         pemerintah  RI  seperti  misalnya  Jawatan  Penerangan  (Syu  Seito  Ho-
         dokan) dengan segala perlengkapannya diambil alih oleh Amir Hasan
         sebagai Kepala Penerangan DaerahLampung. Dengan hasil dioperkan
         percetakan Krakataru, maka lebih lancarlah komunikasi dengan warga

         daerah hingga ke pelosok-pelosok. Pada mulanya pengoperan kekuasa-
         an  dari  Jepang  ke  Republik  Indonesia  berjalan  lancar kecuali  di  be-
         berapa tempat  misalnya  di  Tanjungkarang,  Telukbetung,  Kalianda,
         Menggala dan Talang Padang. Tapi akhimya semua  itu heres  setelah
         Mr.  Abbas  Residen  Lampung  melakukan  perundingan-perundingan
         seperlunya.
              · Sementara itu berdirilah API (Angkatan Pemuda Indonesia),_yang
         disamping  menghimpun  para  pemuda, .  j~ga  menyusun  laskar
         bersenjata misalnya lasykar Tani,  Barisan Banteng,  Pesindo, Napindo
         dan  sebagainya. Kegiatan API,  beserta berbagai lasykar tadi semakin
         menonjol  sesudah  dalam  rapatnya  di  Hotel  Yuliana  Tanjungkarang

         (kemudiaii  menjadi  Mess  TNI),  Pangeran  Muhamad  ·  Noor
         menganjurkan  supaya  pemuda-pemuda  siap  dengan  korban  apapun
         juga merebut senjata perang dari Jepang serta mempe~ankan negara
          Proklamasi.
              Semangat juang  lasykar-lasykar  tadi  semakin  hebat,  ketika  Je-
         pang mau berusaha melaksanakan perintah Sekutu supaya menguasai
         kembali alat-alat pemerintah yang ada. Akan tetapi usaha di atas ha-
          silnya  tidak  ada,  berkat p~rjuangan rakyat  daerah· ini.  Bahkan tidak
   190   191   192   193   194   195   196   197   198   199   200