Page 52 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 FEBRUARI 2020
P. 52

Aturan itu berbeda jika dibandingkan dengan UU Ketenagakerjaan.

               Di Pasal 77 ayat 2 UU Ketenagakerjaan disebutkan waktu kerja diatur dalam dua
               bentuk, pertama, sebanyak 7 jam sehari dan 40 jam seminggu untuk enam hari
               kerja dalam 1 minggu.

               Kedua, sebanyak 8 jam sehari dan 40 jam 1 minggu untuk 5 hari kerja dalam satu
               minggu.

               Pemberian Lembur Terdapat penambahan waktu lembur yang dapat diberikan oleh
               pengusaha kepada pekerja.

               Pada Pasal 78 ayat 1 huruf b UU Ketenagakerjaan disebutkan waktu kerja lembur
               hanya dapat dilakukan paling banyak tiga jam dalam satu hari dan 14 jam dalam
               satu minggu.

               Sedangkan, di draft RUU Cipta Lapangan Kerja yang diatur di Pasal 78 ayat 1 huruf
               b disebutkan waktu kerja lembur hanya dapat dilakukan paling banyak 4 jam dalam
               satu hari dan 18 jam dalam satu minggu.

               Sementara itu, di Pasal 78 ayat 2 UU Cipta Lapangan Kerja, Pengusaha yang
               mempekerjakan pekerja/buruh melebihi waktu kerja wajib membayar upah kerja
               lembur Perubahan Rumus Pesangon Untuk penghitungan pesangon, UU
               Ketenagakerjaan melihat komponen yang digunakan sebagai dasar perhitungan
               uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan uang pengganti yang
               seharusnya diterima pekerja adalah upah pokok.

               Sedangkan, di draft RUU Cipta Lapangan Kerja , komponen yang digunakan sebagai
               dasar perhitungan pesangon dan uang penghargaan masa kerja buruh ada dua.

               Pertama, upah pokok pekerja. Kedua, tunjangan tetap yang diberikan kepada buruh
               dan keluarganya.

               Meskipun terjadi perubahan dasar penghitungan, namun, jumlah pesangon yang
               diberikan apabila pekerja terjadi pemutusan hubungan kerja, tidak mengalami
               perubahan.

               Besaran pesangon paling banyak sembilan kali upah yang diberikan bagi buruh yang
               masa kerja 8 tahun atau lebih.

               Pemutusan Hubungan Kerja Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dilaksanakan
               berdasarkan kesepakatan antara pengusaha dengan pekerja atau buruh.

               Dalam hal kesepakatan tidak tercapai, penyelesaian pemutusan hubungan kerja
               dilakukan melalui prosedur penyelesaian perselisihan hubungan industrial sesuai
               dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.




                                                       Page 51 of 336.
   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56   57