Page 848 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 848

Judul               Jawaban Menaker Soal 7 Tuntutan Buruh di UU Cipta Kerja
                Nama Media          kumparan.com
                Newstrend           Omnibus Law
                Halaman/URL         https://kumparan.com/kumparanbisnis/jawaban-menaker-soal-7-
                                    tuntutan-buruh-di-uu-cipta-kerja-1uL2i9pai0E
                Jurnalis            redaksi
                Tanggal             2020-10-06 15:01:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Kementerian Ketenagakerjaan
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Ringkasan

              Serikat buruh tetap menolak  UU Cipta Kerja  yang telah disahkan di Sidang Paripurna DPR pada
              Senin (5/10). Mereka menilai beleid sapu jagat itu lebih mementingkan pelaku usaha ketimbang
              pekerja.      Ada  tujuh  poin  yang  menjadi  tuntutan    buruh    di  UU  Cipta  Kerja.  Menteri
              Ketenagakerjaan Ida Fauziyah Menjawab tujuh tuntutan buruh melalui keterangan resmi yang
              diterima kumparan, Selasa (6/10).

              Menjawab  tuntutan  buruh,    Menaker    menjelaskan,  pemerintah  ingin  menegaskan  poin-poin
              positif  yang  terangkum  dalam  Klaster  Ketenagakerjaan  RUU  Cipta  Kerja,  sebagai  berikut:
              a.Terdapat prinsip-prinsip umum yang dipatuhi dalam penyusunan Klaster Ketenagakerjaan RUU
              Cipta  Kerja,  yaitu:    -Penyusunan  ketentuan  klaster  ketenagakerjaan  memperhatikan  hasil
              putusan Mahkamah Konstitusi atas uji materi UU 13/2003.



              JAWABAN MENAKER SOAL 7 TUNTUTAN BURUH DI UU CIPTA KERJA

              Serikat buruh tetap menolak  UU Cipta Kerja  yang telah disahkan di Sidang Paripurna DPR pada
              Senin (5/10). Mereka menilai beleid sapu jagat itu lebih mementingkan pelaku usaha ketimbang
              pekerja.

              Ada tujuh poin yang menjadi tuntutan  buruh  di UU Cipta Kerja. Menteri Ketenagakerjaan Ida
              Fauziyah Menjawab tujuh tuntutan buruh melalui keterangan resmi yang diterima kumparan,
              Selasa (6/10).

              Adapun terdapat 7 tuntutan aliansi buruh, di antaranya: Penghapusan UMK,  Perjanjian Kerja
              Waktu Tertentu (PKWT) seumur hidup,  outsourcing  , tolak jam kerja  eksploitatif  , hak cuti,
              pengurangan pesangon hingga jaminan pensiun.

              Menjawab  tuntutan  buruh,    Menaker    menjelaskan,  pemerintah  ingin  menegaskan  poin-poin
              positif  yang  terangkum  dalam  Klaster  Ketenagakerjaan  RUU  Cipta  Kerja,  sebagai  berikut:
              a.Terdapat prinsip-prinsip umum yang dipatuhi dalam penyusunan Klaster Ketenagakerjaan RUU
              Cipta  Kerja,  yaitu:    -Penyusunan  ketentuan  klaster  ketenagakerjaan  memperhatikan  hasil
              putusan Mahkamah Konstitusi atas uji materi UU 13/2003.

                                                           847
   843   844   845   846   847   848   849   850   851   852   853