Page 854 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 854

Judul               Menaker: Pemerintah libatkan publik bahas rancangan UU Cipta Kerja
                Nama Media          jogja.antaranews.com
                Newstrend           Omnibus Law
                Halaman/URL         https://jogja.antaranews.com/nasional/berita/1767221/menaker-
                                    pemerintah-libatkan-publik-bahas-rancangan-uu-cipta-kerja
                Jurnalis            redaksi
                Tanggal             2020-10-06 14:58:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Kementerian Ketenagakerjaan
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Narasumber

              positive - Ida Fauziyah (Menaker) Pemerintah menegaskan sekali lagi bahwa proses penyusunan
              RUU Cipta Kerja telah melibatkan partisipasi publik. Untuk klaster ketenagakerjaan, Kementerian
              Ketenagakerjaan  mengundang  pemangku  kepentingan  ketenagakerjaan  apakah  itu  serikat
              pekerja/buruh,  pengusaha  bahkan  mengundang  akademisi  dari  perguruan  tinggi  dan
              mendengarkan aspirasi dari International Labour Organization (ILO)

              neutral  -  Ida  Fauziyah  (Menaker)  Kami  semampu  mungkin  berusaha  keras  mendekatkan
              pandangan antara teman-teman serikat pekerja/buruh dengan teman-teman pengusaha



              Ringkasan

              Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan sebelum diserahkan ke Dewan
              Perwakilan  Rakyat  (DPR)  untuk  disahkan,  pembahasan  rancangan  UU  Cipta  Kerja  sudah
              dilakukan dengan partisipasi publik yang melibatkan serikat pekerja, pengusaha dan akademisi.



              MENAKER: PEMERINTAH LIBATKAN PUBLIK BAHAS RANCANGAN UU CIPTA KERJA

              Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan sebelum diserahkan ke Dewan
              Perwakilan  Rakyat  (DPR)  untuk  disahkan,  pembahasan  rancangan  UU  Cipta  Kerja  sudah
              dilakukan dengan partisipasi publik yang melibatkan serikat pekerja, pengusaha dan akademisi.

              "Pemerintah menegaskan sekali lagi bahwa proses penyusunan RUU Cipta Kerja telah melibatkan
              partisipasi publik. Untuk klaster ketenagakerjaan, Kementerian Ketenagakerjaan mengundang
              pemangku kepentingan ketenagakerjaan apakah itu serikat pekerja/buruh, pengusaha bahkan
              mengundang  akademisi  dari  perguruan  tinggi  dan  mendengarkan  aspirasi  dari  International
              Labour Organization (ILO)," kata Menaker Ida dalam pernyataan di Jakarta pada Selasa.

              Menurut Menaker Ida, saat Presiden Joko Widodo memutuskan untuk menunda pembahasan
              klaster ketenagakerjaan di UU Cipta Kerja pada 24 April 2020 maka Kemnaker memanfaatkan

                                                           853
   849   850   851   852   853   854   855   856   857   858   859