Page 981 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 981
Judul Klaim Aspirasi Buruh Diakomodir di UU Cipta Kerja, Menaker: Mogok
Tak Relevan
Nama Media tempo.co
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL https://bisnis.tempo.co/read/1393350/klaim-aspirasi-buruh-
diakomodir-di-uu-cipta-kerja-menaker-mogok-tak-relevan
Jurnalis Non Koresponden
Tanggal 2020-10-06 10:10:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Karena sudah banyak yang diakomodir, maka
mogok menjadi tidak relevan
negative - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Sedapat mungkin aspirasi ini kami sertakan
menjadi bagian dari RUU ini
negative - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Terkait rencana mogok nasional , saya
meminta agar berpikir lagi dengan tenang karena situasi jelas tidak memungkinkan untuk turun
ke jalan, untuk berkumpul. Pandemi Covid-19 masih tinggi, masih belum ada vaksinnya
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Pada saat yang sama kami juga menerima
aspirasi dari berbagai kalangan.
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Pada saat yang sama kami juga menerima
aspirasi dari berbagai kalangan
negative - Said Iqbal (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia) Buruh akan menyuarakan
tolak omnibus law RUU Cipta Kerja, antara lain tetap ada UMK tanpa syarat dan UMSK jangan
hilang, nilai pesangon tidak berkurang, tidak boleh ada PKWT atau karyawan kontrak seumur
hidup, tidak boleh ada outsourcing seumur hidup
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menulis surat terbuka kepada serikat pekerja dan buruh.
Surat itu menyinggung rencana mogok nasional 6-8 Oktober 2020 sebagai protes atas
pengesahan Undang-Undang atau UU Cipta Kerja .
980

