Page 69 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 69

KECEWA DENGAN KEPUTUSAN RIDWAN KAMIL, K-SPSI AJAK MOGOK NASIONAL

              Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (K-SPSI) Jawa Barat menyerukan mogok nasional
              bagi buruh di Jabar.

              Seruan  itu  menyusul  keputusan  Gubernur  Jabar  Ridwan  Kamil  yang  tidak  mengindahkan
              permintaan buruh, yakni menolak penggunaan formula PP No 36 Tahun 2021 dalam penetapan
              Upah Minimum Kota Kabupaten (UMK) 2022.

              Ketua K-SPSI Jabar Roy Jinto mengatakan keputusan Ridwan Kamil dalam penetapan UMK 2022
              sangat menyakiti hati dan perasaan buruh Jabar. Katanya, para buruh sudah berjuang berhari-
              hari  memperjuangkan  kesejahteraannya  dengan  harapan  Gubernur  Jabar  tidak  memakai  PP
              36/2021.

              "Gubernur Jabar tidak menghargai proses-proses yang sudah dilalui di kabupaten/kota, di mana
              sebelum  bupati/wali  kota  merekomendasikan  usulan  UMK  kepada  gubernur,  sudah  melalui
              pengkajian dan perdebatan yang panjang," kata Roy dikonfirmasi, Rabu (1/12).

              Dia menyebut Ridwan Kamil tak punya nyali dalam menetapkan UMK sesuai harapan buruh.
              "Hanya dengan alasan takut diberhentikan oleh Mendagri, demi mempertahankan jabatan, dia
              (Ridwan Kamil) mengorbankan buruh Jabar," jelasnya.

              Padahal, sambung Roy, sudah jelas pada putusan Mahkamah Konstitusi (MK) amar nomor 7
              menyatakan  bahwa  pemerintah  tidak  boleh  mengeluarkan  kebijakan  program  strategis  dan
              berdampak luas.

              "Itu  dikaitkan  dengan  PP  No  36/2021  yang  jelas  bahwa  pengupahan  pada  PP  tersebut
              merupakan program strategis nasional yang pastinya berdampak luas, argumentasi yang kami
              sampaikan pastinya kalah dengan kekuasaan yang menindas," terangnya.
              Dia melanjutkan, K-SPSI Jabar akan melakukan evaluasi untuk menentukan langkah-langkah
              hukum ke depan. K-SPSI Jabar juga sedang menyiapkan skema aksi kembali turun ke jalan dan
              mogok nasional, sebagai bentuk protes pada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar. "Kaum buruh
              khususnya buruh Jabar pasti akan melakukan perlawanan atas keputusan Gubernur Jabar yang
              didasarkan pada PP No 36/2021," tandasnya.































                                                           68
   64   65   66   67   68   69   70   71   72   73   74