Page 68 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 68
Judul Kecewa Dengan Keputusan Ridwan Kamil, K-SPSI Ajak Mogok Nasional
Nama Media wartaekonomi.co.id
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://wartaekonomi.co.id/read377990/kecewa-dengan-keputusan-
ridwan-kamil-k-spsi-ajak-mogok-nasional
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-12-02 06:30:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
positive - Roy Jinto (Ketua K-SPSI Jabar) Gubernur Jabar tidak menghargai proses-proses yang
sudah dilalui di kabupaten/kota, di mana sebelum bupati/wali kota merekomendasikan usulan
UMK kepada gubernur, sudah melalui pengkajian dan perdebatan yang panjang
negative - Roy Jinto (Ketua K-SPSI Jabar) Hanya dengan alasan takut diberhentikan oleh
Mendagri, demi mempertahankan jabatan, dia (Ridwan Kamil) mengorbankan buruh Jabar
neutral - Roy Jinto (Ketua K-SPSI Jabar) Itu dikaitkan dengan PP No 36/2021 yang jelas bahwa
pengupahan pada PP tersebut merupakan program strategis nasional yang pastinya berdampak
luas, argumentasi yang kami sampaikan pastinya kalah dengan kekuasaan yang menindas
positive - Roy Jinto (Ketua K-SPSI Jabar) Kaum buruh khususnya buruh Jabar pasti akan
melakukan perlawanan atas keputusan Gubernur Jabar yang didasarkan pada PP No 36/2021
Ringkasan
Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (K-SPSI) Jawa Barat menyerukan mogok nasional
bagi buruh di Jabar. Seruan itu menyusul keputusan Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang tidak
mengindahkan permintaan buruh, yakni menolak penggunaan formula PP No 36 Tahun 2021
dalam penetapan Upah Minimum Kota Kabupaten (UMK) 2022. Ketua K-SPSI Jabar Roy Jinto
mengatakan keputusan Ridwan Kamil dalam penetapan UMK 2022 sangat menyakiti hati dan
perasaan buruh Jabar.
67

