Page 79 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 MARET 2020
P. 79

Title          23 MARET, BURUH GELAR AKSI DEMO BESAR-BESARAN TOLAK OMNIBUS LAW
               Media Name     kompas.com
               Pub. Date      05 Maret 2020
                              https://money.kompas.com/read/2020/03/05/154553226/23-maret-buruh-gela r-aksi-
               Page/URL
                              demo-besar-besaran-tolak-omnibus-law
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive





               Serikat buruh akan kembali menggelar aksi demo menentang omnibus law
               Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Lapangan Kerja. Presiden Konfederasi
               Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, aksi demo akan digelar di
               Jakarta pada 23-24 Maret 2020.

               "Tanggal 23 atau 24 Maret akan ada aksi besar-besaran 50.000 buruh," ujar nya di
               Jakarta, Kamis (5/3/2020).

               "Pesan kami kepada pemerintah dan DPR, stop pembahasan omnibus law klaster
               ketenagakerjaan dan hal-hal yang berhubungan ketenagakerjaan didrop," kata Said
               Iqbal.

               KSPI menuntut agar aturan ketenagakerjaan tak diubah dan tetap mengacu pada
               UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Said mengatakan, setelah aksi
               di Jakarta, buruh juga akan menggelar aksi demo di 24 provinsi untuk menolak RUU
               Cipta Kerja. Ada sembilan hal yang menjadi alasan serikat buruh menolak RUU Cipta
               Kerja, mulai dari aturan yang dinilai akan mengurangi hak buruh hingga upah
               minimum.

               "Kami tidak setuju jawabannya kenapa harus mengurangi hak-hak buruh. Kalau
               kalian tahu sembilan alasan KSPI menolak, upah minimum hilang, jam kerja
               eksploitatif, TKA unskill mudah, PHK mudah, jaminan hari tua dan jaminan pensiun
               akan hilang, outsourcing seumur hidup, dan sanksi pidana dihilangkan," kata dia.

               Meski begitu, Said memahami keinginan Presiden Jokowi mengundang investasi ke
               Indonesia untuk menciptakan lapangan kerja lewat RUU Cipta Kerja. Namun, upaya
               itu dinilai tak harus mengorbankan hak-hak buruh. Sebelumnya, pemerintah
               berencana melakukan roadshow omnibus law RUU Cipta Kerja di 18 kota di
               Indonesia untuk menyerap aspirasi masyarakat. Hal ini dilakukan untuk menjawab
               pertanyaan dan kekhawatiran mengenai poin-poin omnibus law yang dianggap akan
               merugikan masyarakat.

               "Untuk menyerap aspirasi dari teman-teman maka seluruh stakeholder ekonomi
               akan dilibatkan, justru Bapak Presiden memerintahkan untuk menyerap aspirasi
               semuanya," kata Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono di
               Jakarta Selatan, Senin (24/2/2020). Susiwijono mengatakan, Presiden Joko Widodo
               akan menyempatkan untuk hadir paling tidak di lima tempat untuk mendukung
               sosialisasi RUU Omnibus Law.



                                                       Page 78 of 126.
   74   75   76   77   78   79   80   81   82   83   84