Page 75 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 MARET 2020
P. 75
Title SATGAS OMNIBUS LAW BANTAH PESANGON PEKERJA TURUN JADI HANYA 17 PERSEN
Media Name pikiran-rakyat.com
Pub. Date 05 Maret 2020
https://www.pikiran-rakyat.com/ekonomi/pr-01347466/satgas-omnibus-law- bantah-
Page/URL
pesangon-pekerja-turun-jadi-hanya-17-persen
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Omnibus Law Rosan Roeslani membantah pemberian
pesangon dalam RUU Cipta Kerja Omnibus Law hanya sebesar 17 persen, dari
sebelumnya maksimal 32,4 persen.
Rosan yang juga sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri ( Kadin )
Indonesia tersebut, seperti dilansir Kantor Berita Antara, menjelaskan, setelah RUU
Cipta Kerja disahkan oleh pelaku usaha diwajibkan untuk memberikan bonus .
Bonus itu berlaku bagi pekerja sesuai dengan masa kerjanya hingga maksimal lima
kali gaji bulanan.
"Memang sesudah ini menjadi 17 persen, tapi masih ada yang lain-lainnya. Yang
lainnya ini yang kadang tidak disampaikan. Para pengusaha diwajibkan dalam UU
itu, setahun paling lambat harus memberikan lima bulan gaji," kata Rosan pada
Forum AHP Business Law 2020 di Jakarta, Kamis, 5 Maret 2020.
Rosan menjelaskan bahwa tenaga kerja akan diberikan jaminan kehilangan
pekerjaan yang tidak memberatkan baik dari sisi pengusaha maupun tenaga kerja .
Dalam draf RUU Cipta Kerja , pemberi kerja diwajibkan memberi uang bonus bagi
pekerja yang diberikan dalam jumlah 1-5 kali gaji bulanan. Aturan bonus yang
dimaksud disebut sebagai "penghargaan lain".
Dalam Bab IV tentang Ketenagakerjaan, pada Pasal 92 berbunyi, "Untuk
meningkatkan kesejahteraan pekerja, pemberi kerja berdasarkan Undang-Undang
ini memberikan penghargaan lainnya kepada pekerja atau buruh".
Pemberian bonus dalam pasal disebut sebagai penghargaan lainnya, diberikan
berdasarkan lamanya masa kerja. Pekerja dengan masa kerja kurang dari 3 tahun,
akan diberikan uang pemanis 1 kali upah, masa kerja 3-6 tahun, akan diberikan
bonus sebesar 2 kali upah.
Page 74 of 126.

