Page 158 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 158

Formula baru rentang nilai batas atas dan batas bawah dalam PP No. 36 tahun 2021 inilah yang
              membuat kenaikan upah minimum 2022 hasilnya justru di bawah inflasi ataupun pertumbuhan
              ekonomi.

              Padahal berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi tertinggi didapat
              oleh Maluku Utara dengan kenaikan 12,76%, Inflasi tertinggi Bangka Belitung 3,29%.

              Mirah Sumirat juga menegaskan bahwa UU Cipta Kerja No. 11 tahun 2020 dan PP No. 36 tahun
              2021  tentang  Pengupahan,  semakin  membuktikan  bahwa  Pemerintahan  Joko  Widodo
              memberikan  karpet  merah  kepada  pengusaha  dan  tidak  berpihak  pada  pekerja  dan  rakyat
              Indonesia.

              Mirah mengatakan ASPEK Indonesia akan melakukan mogok nasional sebagai bentuk protes
              keras atas keputusan Pemerintah.

              Mogok akan dilakukan secara bergelombang dari akhir November sampai awal Desember.

              "Mogok  Nasional  secara  konstitusional  untuk  menolak  penetapan  UMP  2022  yang  tidak
              manusiawi  dan  ini  semakin  membuktikan  bahwa  pemerintah  tidak  mampu  memberikan
              kehidupan yang layak kepada rakyat nya," ujar Mirah.

              Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Hariyadi Sukamdani mengatakan kenaikan
              UMP sesuai PP No. 36 tahun 2021 sudah adil dan sesuai.

              Pasalnya, ketentuan kenaikan UMP sebelumnya memberatkan pengusaha.

              "Kami mendukung ketentuan PP No.36, ini cukup adil untuk semuanya," uajr Haryadi, kepada
              Katadata, Rabu (17/11).









































                                                           157
   153   154   155   156   157   158   159   160   161   162   163