Page 448 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 448

Judul               UMP 2022 Naik Cuma Rp 14.032, Aspek Indonesia: Pemerintah Paksa
                                    Rakyat Tetap Miskin!
                Nama Media          urbannews.id
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://www.urbannews.id/2021/11/17/ump-2022-naik-cuma-rp-14-
                                    032-aspek-indonesia-pemerintah-paksa-rakyat-tetap-miskin/
                Jurnalis            Urbannews.id
                Tanggal             2021-11-17 12:17:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 7.500.000
                News Value          Rp 22.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif



              Ringkasan

              Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (ASPEK Indonesia) memprotes keras keputusan Pemerintah,
              yang melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah mengumumkan rata-rata kenaikan
              Upah  Minimum  Provinsi  (UMP)  tahun  2022  sebesar  1,09  persen.  Pemerintah  menetapkan
              kenaikan upah minimum berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang
              Pengupahan, yang merupakan aturan turunan dari Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020
              tentang Cipta Kerja.



              UMP 2022 NAIK CUMA RP 14.032, ASPEK INDONESIA: PEMERINTAH PAKSA
              RAKYAT TETAP MISKIN!
              JAKARTA, URBANNEWS.ID – Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (ASPEK Indonesia) memprotes
              keras  keputusan  Pemerintah,  yang  melalui  Kementerian  Ketenagakerjaan  (Kemnaker)  telah
              mengumumkan  rata-rata  kenaikan  Upah  Minimum  Provinsi  (UMP)  tahun  2022  sebesar  1,09
              persen.

              Pemerintah  menetapkan  kenaikan  upah  minimum  berdasarkan  Peraturan  Pemerintah  (PP)
              Nomor  36  Tahun  2021  tentang  Pengupahan,  yang  merupakan  aturan  turunan  dari  Undang-
              Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.
              “ASPEK  Indonesia  menyatakan  bahwa  Pemerintah  sedang  mempermalukan  dirinya  sendiri,
              karena terbukti membuat aturan turunan berupa PP No. 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan,
              yang justru bertentangan dengan UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja,” ungkap Mirah
              Sumirat SE, Presiden ASPEK Indonesia dalam keterangan pers tertulis Rabu (17/11/2021).
              Dalam UU Cipta Kerja kenaikan upah minimum dihitung hanya berdasar variabel pertumbuhan
              ekonomi  atau  inflasi,  bukan  akumulasi.  Namun  dalam  PP  No.  36  Tahun  2021  tentang
              Pengupahan, ada tambahan formula baru yang ditetapkan sepihak oleh Pemerintah, yang tidak
              diatur dalam UU Cipta Kerja, yaitu penyesuaian nilai upah minimum ditetapkan dalam rentang
              nilai batas atas dan batas bawah.

                                                           447
   443   444   445   446   447   448   449   450   451   452   453