Page 225 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 JANUARI 2020
P. 225

Title          KBRI RIYADH JELASKAN SOAL TKI LUMPUH BELI TIKET PESAWAT SENDIRI
               Media Name     detik.com
               Pub. Date      17 Januari 2020
               Page/URL       https://news.detik.com/berita/4863259/kbri-riyadh-jelaskan-soal-tki-lu mpuh-beli-tiket-
                              pesawat-sendiri
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive










               Jakarta  - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pemkab  Blitar
               mengirim surat pengaduan ke Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dan  KBRI Riyadh
               soal TKI lumpuh, Anik Widayati, membeli tiket pesawat sendiri untuk pulang. KBRI
               Riyadh buka suara soal hal itu.

                Duta Besar RI untuk Saudi, Agus Maftuh Abegebriel awalnya bicara soal upaya
               memberikan perlindungan kepada para WNI di transit house. Dia menyebut ada 851
               orang WNI yang mengalami masalah dan diberi bantuan selama 2019.

                "Selama tahun 2019, KBRI Riyadh setidaknya telah memberikan pelindungan
               berupa transit house sekaligus upaya penyelesaian permasalahan bagi 851 orang,
               dengan rincian 163 kasus dari tahun sebelumnya dan 688 kasus pengaduan baru,"
               ujar Agus lewat keterangan tertulis, Jumat (17/1/2020).


                   Agus mengatakan ada 620 kasus WNI di transit house yang sudah diselesaikan,
               termasuk Anik Widayati (AN). Dia pun menceritakan proses Anik datang ke transit
               house.


                "Pada 6 November 2019, AN datang ke KBRI untuk meminta bantuan proses
               pemulangan karena menderita sakit stroke dan tidak dapat bekerja lagi. KBRI
               kemudian memberikan pelindungan transit house dan memberikan pelayanan
               pengurusan exit permit," tulis Agus.

                Menurut Agus, Anik datang ke transit house dan melaporkan dirinya memiliki uang
               SAR 4.500. Dia mengatakan orang-orang yang overstay di Saudi bakal dikenai
               denda SAR 15.000 dan pembayaran pajak bulanan.

                "Dalam masa non-amnesti seperti saat ini, pelanggar overstayer akan dikenai
               denda sebesar SAR15.000 dan pembayaran pajak bulanan sebagaimana peraturan
               yang berlaku di Arab Saudi," jelas  Agus  .

                Namun, Anik dan sejumlah WNI lain akhirnya bebas dari denda usai serangkaian
               proses negosiasi yang dilakukan oleh KBRI Riyadh. Anik kemudian dibantu oleh
               pihak KBRI untuk membeli tiket pulang ke Indonesia dengan uangnya sendiri.







                                                      Page 224 of 267.
   220   221   222   223   224   225   226   227   228   229   230