Page 263 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 JANUARI 2020
P. 263
Title PEMERINTAH BANTAH OMNIBUS LAW PERMUDAH TENAKER ASING MASUK
Media Name gatra.com
Pub. Date 17 Januari 2020
https://www.gatra.com/detail/news/466172/ekonomi/pemerintah-bantah-omn ibus-law-
Page/URL
permudah-tenaker-asing-masuk
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Sekretaris Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Susiwijono
membantah anggapan masyarakat, terkait Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja yang
nantinya akan mempermudah masuknya tenaga kerja asing (TKA) ke Indonesia.
Sehingga dapat mengancam kesejahteraan pekerja lokal.
"Itu yang dipahami oleh beberapa pihak dengan mengatakan bahwa Omnibus Law
memudahkan asing masuk. Padahal yang kita mau permudah adalah TKA ahli untuk
kondisi tertentu," ujar dia di Kantornya, Jumat (17/1).
Menurut Susiwijono, keberadaan tenaga kerja asing sangat dibutuhkan bagi pelaku
usaha. Bukan tenaga kerja asing yang tidak berpangalaman, melainkan TKA ahli,
yang menguasai bidang-bidang tertentu. "Misalnya pada perusahaan besar matilah
mesinnya, dan ternyata TKA ahlinya yang bisa menghidupkan. Tadinya ribet untuk
TKA, jadi lama masuknya. Jadi kita permudah. Jadi bukan omnibus ini
mempermudah TKA masuk, tapi TKA ahli memang diperlukan," jelas dia.
"Isu yang kita dipermudah adalah TKA dengan keahlian tertentu untuk kondisi
tertentu. Semoga jelas," imbuh Susiwijono.
Sebelumnya, para pekerja yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja
Indonesia (KSPI) dengan tegas menolah Omnibus Law, karena dianggap
memudahkan pekerja asing masuk ke Indonesia. Sehingga pada akhirnya,
keberadaan tenaga kerja asing yang bahkan tidak berpengalaman dapat
mengancam kesejahteraan para pekerja Indonesia.
"Dalam Omnibus Law ada wacana, kalau semua ketentuan tentang persyaratan
masuknya TKA akan dihapus. Sehingga TKA bisa bebas, sebebas-bebasnya bekerja
di Indonesia. Hal ini tentu saja akan mengancam ketersediaan lapangan kerja untuk
orang Indonesia," kata Presiden KSPI, Said Iqbal, di Jakarta, (7/1).
Page 262 of 267.

