Page 54 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 DESEMBER 2019
P. 54

MENGAPA BURUH DI JABAR KEUKEUH DEMO MESKI GUBERNUR SUDAH TEKEN SK?
               Title          TERNYATA INI ALASANNYA
               Media Name     jabar.tribunnews.com
               Pub. Date      02 Desember 2019
               Page/URL       https://jabar.tribunnews.com/2019/12/02/mengapa-buruh-di-jabar-keukeuh -demo-
                              meski-gubernur-sudah-teken-sk-ternyata-ini-alasannya
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative










               Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Abdussalam  TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG  -
               Walaupun Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Barat tentang Upah Minimum
               Kabupaten/Kota (UMK) di daerah Provinsi Jawa Barat untuk 2020 sudah
               ditandatangani, ribuan buruh tetap berunjuk rasa di depan Gedung Sate, Senin
               (2/12/2019).


                Buruh yang tergabung dalam beberapa serikat pekerja ini menuntut Gubernur
               Jabar  Ridwan Kamil  menghapus salah satu poin SK mengenai UMK 2020 yang
               dinilai berpihak kepada pengusaha dan dinilai diskriminatif terhadap buruh industri
               padat karya.


                Awalnya mereka sampai dan berkumpul di Monumen Perjuangan menggunakan
               bus-bus.


                Massa lalu berjalan kaki dan menggunakan sepeda motor menuju depan Gedung
               Sate sekitar pukul 11.00.

                Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Provinsi Jawa Barat
               (Jabar),  Roy Jinto  Ferianto, mengatakan aksi buruh ini awalnya akan digelar untuk
               menuntut Gubernur mencabut surat edaran UMK yang diterbitkan 21 November
               2019 lalu.


                Namun kemudian gubernur mencabut surat edaran ini dan menggantikannya
               dengan keputusan gubernur.


                 "Kami serikat pekerja, serikat buruh tetap melaksanakan aksi  unjuk rasa
               walaupun SK sudah diterbitkan. Kita mengapresiasi dikeluarkannya SK oleh Pak
               Gubernur, tapi ada persoalan dari SK tersebut, khususnya poin d diktum ketujuh,
               yang mana poin d ini memberikan ruang kepada perusahaan-perusahaan,
               khususnya industri padat karya untuk melakukan penangguhan bagi perusahaan
               yang tidak mampu di bawah tangan, yaitu dengan hanya pengesahan di Disnaker
               atau persetujuan melalui Disnaker," kata Roy di sela aksi tersebut.

                Sedangkan dalam ketentuan UU 13/2003 tentang ketenagakerjaan jo Kepmen 231
               Tahun 2003, katanya, perusahaan yang tidak mampu melaksanakan upah minimum,
               mengajukan penangguhan kepada Gubernur, dengan kata lain diterima atau





                                                       Page 53 of 116.
   49   50   51   52   53   54   55   56   57   58   59