Page 197 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 JULI 2020
P. 197
Judul Ini Langkah Indonesia di Sektor Ketenagakerjaan Terkait Pandemi
Covid-19
Nama Media suaramerdeka.com
Newstrend Pertemuan ILO untuk Kawasan Asia dan Pasifik
Halaman/URL https://www.suaramerdeka.com/news/nasional/233306-ini-langkah-
indonesia-di-sektor-ketenagakerjaan-terkait-pandemi-covid-19
Jurnalis Wahyu Atmadji
Tanggal 2020-07-03 11:12:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Pemerintah Indonesia telah menyiapkan langkah-langkah mitigasi dampak pamdemi Covid-19
di sektor ketenagakerjaan berupa kebijakan tanggap (rapid policy responses). Kebijakan
tersebut bertujuan membangun kembali kondisi positif dan fokus pada pasar tenaga kerja dan
institusi pasar kerja.
Hal tersebut dikemukakan oleh Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, saat menjadi panelis
dalam Pertemuan International Labour Organization (ILO) untuk Kawasan Asia dan Pasifik
secara virtual di kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Kamis (2/7/2020).
INI LANGKAH INDONESIA DI SEKTOR KETENAGAKERJAAN TERKAIT PANDEMI
COVID-19
JAKARTA - Pemerintah Indonesia telah menyiapkan langkah-langkah mitigasi dampak pandemi
Covid-19 di sektor ketenagakerjaan berupa kebijakan tanggap (rapid policy responses).
Kebijakan tersebut bertujuan membangun kembali kondisi positif dan fokus pada pasar tenaga
kerja dan institusi pasar kerja.
Hal tersebut dikemukakan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah , saat menjadi panelis dalam
Pertemuan International Labour Organization (ILO) untuk Kawasan Asia dan Pasifik secara
virtual di kantor Kementerian Ketenagakerjaan.
Adapun langkah pertama yakni mengalokasikan dana untuk penanganan Covid-19 sebesar 46,6
miliar dolar AS, termasuk stimulus ekonomi bagi para pelaku usaha sejumlah 17,2 miliar dolar
AS. "Stimulus ekonomi dimaksudkan agar pelaku usaha tetap terus melanjutkan kegiatan usaha
sehingga dapat menghindari adanya PHK terhadap para pekerjanya," kata Ida.
Kebijakan kedua, menyediakan program berupa insentif pajak penghasilan, relaksasi
pembayaran pinjaman/kredit, dan dalam waktu dekat akan dikeluarkan kebijakan relaksasi iuran
jaminan sosial ketenagakerjaan untuk meringankan sekitar 56 juta pekerja sektor formal.
"Ketiga, menyediakan jaring pengaman sosial bagi pekerja sektor informal. Pemerintah
196

