Page 198 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 JULI 2020
P. 198

memberikan  bantuan  sosial  kepada  70,5  juta  pekerja  sektor  informal  yang  termasuk  dalam
              kategori miskin dan rentan," ujarnya.

              Keempat, memprioritaskan pemberian insentif pelatihan melalui program kartu pra-kerja bagi
              pekerja yang ter-PHK. Pemerintah telah memberikan insentif pelatihan dengan target tahun ini
              sebanyak 3,5-5,6 juta penerima manfaat dan hingga saat ini telah terealisasi lebih dari 680 ribu
              penerima manfaat didominasi oleh pekerja ter-PHK.

              "Mengingat pandemi, seluruh pelatihan dilakukan dengan metoda online. Dalam jangka waktu
              dekat akan diselenggarakan pelatihan keterampilan vokasi dengan metode blended (online dan
              offline) menyesuaikan kondisi penyebaran Covid-19 di suatu wilayah," kata Menaker Ida.

              Kebijakan  kelima  yakni  memperbanyak  program  perluasan  kesempatan  kerja  seperti  padat
              karya tunai, padat karya produktif, terapan Teknologi Tepat Guna (TTG), Tenaga Kerja Mandiri
              (TKM), dan kewirausahaan, yang dimaksudkan untuk penyerapan tenaga kerja. "Selanjutnya
              perlindungan  terhadap  pekerja  migran  Indonesia,  baik  yang  sudah  kembali  ke  Indonesia
              maupun yang masih berada di luar negeri," ujar Menaker Ida.

              Langkah ketujuh, kata Menaker Ida, yakni menyediakan panduan/pedoman yang ditujukan bagi
              perusahaan dan pekerja. Utamanya menyangkut pelindungan pekerja/buruh dan kelangsungan
              usaha, serta perlindungan pekerja pada kasus penyakit akibat kerja karena  Covid-19  . Selain
              itu,  pekerja  yang  terkena  wabah  wajib  di-cover  Jaminan  Kecelakaan  Kerja  (JKK);  pedoman
              penyusunan  perencanaan  keberlangsungan  usaha  dalam  menghadapi  Covid-19;  dan
              kesiapsiagaan dalam menghadapi penyebaran Covid-19 di tempat kerja..
















































                                                           197
   193   194   195   196   197   198   199   200   201   202   203