Page 165 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 MEI 2020
P. 165

Title          ALASAN BURUH GUGAT SURAT EDARAN MENAKER SOAL THR KE MAHKAMAH AGUNG
               Media Name     liputan6.com
               Pub. Date      13 Mei 2020
                              https://www.liputan6.com/bisnis/read/4253107/alasan-buruh-gugat-surat- edaran-
               Page/URL
                              menaker-soal-thr-ke-mahkamah-agung
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive








               Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal berencana
               mengajukan gugatan terhadap Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan yang
               mengatur soal Tunjangan Hari Raya (THR) Tahun 2020. Gugatan ini akan diajukan
               ke PTUN Jakarta dan Mahkamah Agung pada Jumat 15 Mei 2020.

               "Gugatan ini secara resmi akan kami ajukan ke PTUN Jakarta dan Mahkamah
               Agung. Karena bertentangan dengan PP No 78 tahun 2015 tentang Pengupahan,
               yang mewajibkan pengusaha membayar THR selambat-lambatnya H-7 lebaran. Bila
               terlambat membayar maka akan dikenai denda sebesar 5 persen," kata Said Iqbal
               melalui siaran pers, Rabu (13/5/2020).

               Menurutnya, SE Menaker tentang kelonggaran aturan pemberian THR berpotensi
               membuka ruang praktek kotor oleh oknum perusahaan yang tidak menghendaki
               pemberian uang THR secara penuh di tengah pandemi Corona. Terlebih perusahaan
               tidak mempublikasikan hasil audit yang menunjukkan rugi atau tidaknya di tengah
               pandemi ini.

               Adapun di dalam gugatan yang dilayangkan kubu KSPI, yakni;

               Pertama, meminta PTUN dan MA membatalkan Surat Edaran Menaker nomor
               M/6/HI.00.01/V/2020 dinyatakan tidak berlaku.

               Kedua, meminta PTUN dan MA menyatakan PP 78/2015 adalah sebagai dasar
               penetapan dan pembayaran THR bagi buruh di seluruh Indonesia.

               Ketiga, menolak pembayaran THR dilakukan dengan cara mencicil dan menunda.

               Keempat, meminta PTUN dan MA untuk memerintahkan Menaker memberikan
               sanksi administrasi dengan mencabut izin bagi perusahaan yang tidak membayar
               THR pada H-7 atau tidak membayar THR 100 persen bagi pekerja.

               Kelima, meminta pengusaha di seluruh Indonesia untuk membayar THR buruhnya.
               Baik yang masih bekerja maupun dirumahkan secara penuh paling lambat H-7.

               Menyikapi hal itu, KSPI akan mendidikan Posko PHK dan THR di 30 provinsi. Antara
               lain, di Jawa Barat, Jakarta, Banten, Yogjakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur,




                                                      Page 165 of 211.
   160   161   162   163   164   165   166   167   168   169   170