Page 166 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 MEI 2020
P. 166

Lampung, Sumatera Utara, Riau, Bengkulu, Kepulauan Riau, Sulawesi Selatan, NTB,
               Maluku, dan lain sebagainya.

               "Bilamana dari laporan yang diterima Posko tadi ada banyak perusahaan yang
               melakukan PHK dan membayar THR sesuai dengan surat edaran, setelah lebaran
               KSPI akan melakukan gugatan perdata secara massal kepada perusahaan-
               perusahaan tersebut. Kami juga akan menuntut mereka membayar THR secara
               penuh dan plus denda 5 persen," tegasnya.

               Pengusaha Boleh Cicil Bayar THR

               Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah menerbitkan Surat Edaran
               (SE) Nomor M/6/HI.00.01/V/2020 Tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari
               Raya (THR) Keagamaan Tahun 2020 di Perusahaan Dalam Masa Pandemi Corona
               Virus Disease 2019 (Covid-19).

               Dalam SE THR tersebut disebutkan, jika perusahaan tidak mampu membayar THR
               pada waktu yang ditentukan, solusi atas persoalan tersebut hendaknya diperoleh
               melalui dialog antara pengusaha dan pekerja atau buruh.

               "Ada banyak pertanyaan, bagaimana kalau kondisi pengusaha tidak mampu
               membayar? Maka solusi atas permasalahan tersebut harus didialogkan secara
               terbuka antara pengusaha dengan pekerja," kata dia dikutip dari keterangan tertulis,
               Minggu (10/5/2020).

               "Pengusaha harus membuka secara transparan kondisi keuangannya berdasarkan
               laporan keuangan internal perusahaan. Segera dialogkan secara bipartit," lanjutnya.

               Dengan adanya dialog, pengusaha dan pekerja bisa mencari jalan bersama untuk
               mengatasi pembayaran THR. Dalam dialog tersebut bisa dibahas mengenai apakah
               pembayaran THR akan dilakukan secara bertahap, atau apakah pembayaran THR
               akan ditunda, dan bagaimana cara pembayaran THR.

               Di dalam SE disebutkan dialog antara pengusaha dan pekerja dapat menyepakati
               beberapa hal antara lain bila perusahaan tidak mampu membayar THR secara
               penuh pada waktu yang ditentukan sesuai ketentuan peraturan perundang-
               undangan maka pembayaran THR dapat dilakukan bertahap.

               Kemudian bila perusahaan tidak mampu membayar THR sama sekali pada waktu
               yang ditentukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan maka
               pembayaran THR dapat dilakukan penundaan sampai jangka waktu tertentu yang
               disepakati. Demikian juga waktu dan cara pengenaan denda keterlambatan
               pembayaran THR.

               "Kesepakatan antara pengusaha dan pekerja atau buruh tersebut harus dilaporkan
               oleh perusahaan kepada Dinas yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di
               bidang ketenagakerjaan setempat," kata Ida.



                                                      Page 166 of 211.
   161   162   163   164   165   166   167   168   169   170   171