Page 167 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 MEI 2020
P. 167

Title          PENJUALAN ANJLOK, INDUSTRI MAKANAN-MINUMAN KESULITAN BAYAR THR
               Media Name     detik.com
               Pub. Date      13 Mei 2020
                              https://finance.detik.com/industri/d-5013359/penjualan-anjlok-industri -makanan-
               Page/URL
                              minuman-kesulitan-bayar-thr
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive








               Pengusaha produk makanan-minuman (mamin) mengaku kesulitan membayar THR.
               Sebab penjualan anjlok hingga 30% imbas pembatasan sosial berskala besar
               (PSBB), walaupun tidak semua pengusaha di sektor tersebut mengalami kesulitan
               yang sama.

               Pengusaha mamin yang kesulitan membayar THR imbas pandemi COVID-19
               berpedoman pada Surat Edaran (SE) Nomor M/6/HI.00.01/V/2020 tentang
               Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2020 di
               Perusahaan Dalam Masa Pandemi Corona Virus Desease 2019 (COVID-19).

               "Ya itu masing-masing perusahaan kan beda-beda ya, sedangkan kami sendiri tidak
               mengurusi itu karena kita tidak mencampuri urusan masing-masing perusahaan.
               Tapi pasti berdasarkan edaran Menaker saja bahwa ada yang boleh ditunda, ada
               yang boleh dicicil," kata Ketua Gabungan Pengusaha Industri Makanan dan
               Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi S Lukman saat dihubungi detikcom, Rabu
               (13/5/2020).

               Dia menjelaskan, saat ini penjualan sangat anjlok. Padahal seharusnya saat
               Ramadhan dan menjelang Lebaran, penjualan mengalami peningkatan. Tapi
               kondisinya berbeda karena merebaknya virus Corona. Di sisi lain, mereka
               dibebankan banyaknya tagihan yang belum bisa dibayar.

               Kondisi tersebut bahkan memaksa sejumlah perusahaan mamin merumahkan
               karyawannya, terutama industri berskala kecil. Otomatis mereka juga akan kesulitan
               membayar THR.

               "Mereka ada yang merumahkan juga sebagian, terutama yang kecil-kecil banyak
               yang merumahkan. Saya kira kalau yang merumahkan itu pasti akan kesulitan untuk
               membayar THR karena memang bisnisnya kan uncertainty (tidak pasti)," jelasnya.

               Namun pihaknya belum mempunyai data jumlah karyawan yang dirumahkan hingga
               saat ini.

               "Belum ada data kita data resmi berapa karena sebenarnya kami tidak terlalu
               mencampuri urusan itu sih. Kita memang dapat info memang ada yang melakukan,"
               tambahnya.




                                                      Page 167 of 211.
   162   163   164   165   166   167   168   169   170   171   172