Page 168 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 MEI 2020
P. 168

Title          PEMUDA MUHAMMADIYAH: PAK LUHUT INI SEPERTI MEGALOMANIA
               Media Name     wartaekonomi.co.id
               Pub. Date      13 Mei 2020
                              https://www.wartaekonomi.co.id/read285395/pemuda-muhammadiyah-pak-luhu t-ini-
               Page/URL
                              seperti-megalomania
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive






               Kementerian Tenaga Kerja ( Kemenaker ) menunda kedatangan 500 orang tenaga
               kerja asing (TKA) ke kawasan industri di Konawe, Sulawesi Tenggara, tempat
               produksi lithium untuk baterai mobil listrik setelah menuai protes dari masyarakat.
               Namun, mereka baru boleh masuk Indonesia usai pandemi Covid-19.

               Sementara itu, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar
               Pandjaitan mengungkapkan bahwa TKA China itu akan masuk Indonesia sekitar Juni
               atau Juli mendatang. Sikap Luhut tersebut pun dipertanyakan oleh Ketua Pimpinan
               Pusat Pemuda Muhammadiyah , Razikin.

               "Pertanyaaan saya, kenapa Pak Luhut begitu ngotot dengan rencananya
               memasukkan 500 TKA China tersebut, ada apa? Tentu saja saya patut menduga, di
               sana Pak Luhut punya kepentingan individu," ujar Razikin, Rabu (13/5/2020).

               Dia berpendapat TKA China itu tidak menjadi persoalan sebetulnya kalau dalam
               keadaan bangsa ini normal. Dia mengatakan, hari-hari ini lebih kurang 10 juta orang
               yang berpotensi kehilangan pekerjaan.

               Maka itu, dia meminta Luhut Binsar Pandjaitan berpikir secara komprehensif. "Saya
               minta Pak Luhut berhentilah membuat pernyataan yang seolah merendahkan
               bangsa ini, berulang kali Pak Luhut mengatakan 500 TKA China dibutuhkan karena
               orang Indonesia belum punya kemampuan yang dibutuhkan, pernyataan seperti
               mendistorsi kemampuan bangsa ini, harus dihentikan. Pak Luhut ini seperti
               megalomania," tuturnya.

               Razikin yakin kampus-kampus besar seperti Institut Teknologi Bandung (ITB),
               Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM) memiliki kemampuan
               untuk menyiapkan tenaga-tenaga dengan kualifikasi yang dibutuhkan. "Ajak mereka
               bicara, libatkan mereka untuk mendesain masa depan Indonesia. Jangan main-main
               sembunyi-sembunyilah," tandasnya.

               Dia mengaku tidak ingin perusahan asing mengeksploitasi sumber daya alam
               Indonesia berpuluh-puluh tahun. "Sementara, kita sebagai tidak berdaya
               mengawasinya, hanya karena arogansi satu-dua orang di Republik ini, ujung-
               ujungnya rakyat yang menanggung beban dalam jangka panjang," pungkasnya.

               Partner Sindikasi Konten: SINDOnews.




                                                      Page 168 of 211.
   163   164   165   166   167   168   169   170   171   172   173