Page 38 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 FEBRUARI 2020
P. 38
Title ADA 'BONUS' 5 KALI GAJI UNTUK PEKERJA RI
Media Name detik.com
Pub. Date 13 Februari 2020
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/4897057/ada-bonus-5-ka li-gaji-untuk-
Page/URL
pekerja-ri
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto
mengungkapkan pemerintah menyusun skema kebijakan pemberian bonus bagi
seluruh pekerja tetap di Indonesia dengan besaran lima kali upah.
Ia menuturkan, skema itu telah dimasukkan ke dalam RUU Omnibus Law Cipta Kerja
yang telah diterima oleh DPR RI hari ini. Namun, bonus tersebut hanya diberikan
bagi pekerja resmi di perusahaan-perusahaan 'kelas kakap'.
"Sweetener itu berlaku untuk semua pekerja yang resmi, dan itu perusahaan bukan
perusahaan kecil. Perusahaan besar," kata Airlangga di Komplek DPR RI, Jakarta,
Rabu (12/2/2020).
Airlangga menegaskan, bonus itu tak menghilangkan pesangon bagi korban
Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
"Itu salah. 5 kali itu sweetener. Dengan ditandatanganinya perjanjian Undang-
undang (UU), nanti tenaga kerja dapat sweetener. Kalau pesangon tetap dengan
regulasi yang berlaku. Jadi ini beda, on top," kata Airlangga.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menegaskan uang pemanis
tersebut harus dibayar pengusaha kepada pekerja aktif. Artinya, pembayaran tak
menunggu adanya PHK.
"Iya (untuk pekerja aktif), dibayar pengusaha. Prinsipnya omnibus law memikirkan
pesangon dibayar ke pekerja," jelasnya di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta,
Rabu (12/2/2020).
Selain itu, dengan adanya uang pemanis tersebut tak membuat pemberian
pesangon jadi hilang. Pemberian uang pemanis dengan besaran maksimal lima kali
upah sebagai bentuk penghargaan terhadap pekerja.
"Banyak yang menyampaikan bahwa pesangon akan dihilangkan. Pesangon itu tetap
ada, tentu dengan skema yang berbeda. Pesangon tetap diberikan dengan melihat
masa kerjanya," kata Ida di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (12/2/2020).
Page 37 of 177.

