Page 101 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 FEBRUARI 2020
P. 101
Title TAK PATUH BPJAMSOSTEK IZIN USAHA DIBEKUKAN
Media Name elshinta.com
Pub. Date 20 Februari 2020
https://elshinta.com/news/200152/2020/02/20/tak-patuh-bpjamsostek-izin -usaha-
Page/URL
dibekukan
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Perusahaan-perusahaan yang beraktivitas di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara
yang tidak patuh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
(BPJAMSOSTEK) terancam izin usahanya akan dibekukan.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu
Pintu (PM PTSP) Manado, Jimmy Rotinsulu di Manado, Kamis (20/2)
Rotinsulu mengatakan jika dalam pengecekan pihaknya mendapati perusahaan yang
tidak patuh, maka akan diberikan surat peringatan.
"Surat peringatan akan diberikan selama tiga kali. Jika setelah diberikan tiga kali
surat peringatan perusahaan tersebut masih juga tidak patuh, maka izinnya akan
dibekukan," kata Rotinsulu, seperti dikutip Antara.
Dia mengatakan nantinya dari Online Single Submission atau OSS yang akan
membekukan izin dari perusahaan tersebut.
Ia menambahkan, jaminan sosial ketenagakerjaan ini manfaatnya untuk
kesejahteraan tenaga kerja sehingga perusahaan harus mematuhinya.
BPJAMSOSTEK Cabang Manado bersama dinas terkait di Kota Manado akan
menertibkan perusahaan yang tidak menerapkan UU No. 24 Tahun 2011 tentang
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.
Perusahaan yang tidak menerapkan UU tersebut secara penuh nantinya akan
ditempeli stiker ataupun spanduk tidak patuh dan izinnya akan dibekukan
sementara.
Hal tersebut tertuang dalam kerjasama antara BPJAMSOSTEK bersama Dinas
Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM PTSP) kota Manado dan
Dinas Tenaga Kerja (Naker) Kota Manado yang telah ditandatangani.
Perjanjian Kerja Sama Tersebut ditandatangani oleh Kepala BPJAMSOSTEK Manado
Hendrayanto, Kepala Dinas PM PTSP Manado, Jimmy Rotinsulu dan Kepala Dinas
Naker Kota Manado, Donald Supit.
Sementara itu, Kepala BPJAMSOSTEK Manado Hendrayanto mengatakan saat ini
Page 100 of 174.

