Page 49 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 FEBRUARI 2020
P. 49

Title          SALAH KETIK PASAL OMNIBUS LAW, BAMSOET: GITU AJA KOK REPOT
               Media Name     jawapos.com
               Pub. Date      20 Februari 2020
                              https://www.jawapos.com/nasional/20/02/2020/salah-ketik-pasal-omnibus- law-
               Page/URL
                              bamsoet-gitu-aja-kok-repot/
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive





               Salah ketik pemerintah dalam Draf Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Cipta
               Kerja Omnibus Law menuai polemik. Hal itu dianggap pemerintah tidak teliti tentang
               pasal 170 ayat 1.

               Ketua MPR, Bambang Soesatyo menilai tidak perlu diributkan salah ketik yang
               dilakukan pemerintah. Karena salah ketik itu bisa dilakukan perbaikan.

               "Yang pasti kalau sudah disampaikan salah ketik, tinggal kita biasa saja, kok gitu
               saja repot?" ujar pria yang akrab disapa Bamsoet kepada wartawan, Kamis (20/2).

               Walaupun ada pihak-pihak yang menganggap tidak sesuai dan tidak berpihak ke
               buruh, Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini semuanya akan bisa dibahas. Sehingga
               saat menjadi UU tidak menjadi masalah.

               "Yang pasti DPR juga akan mengundang para pihak, akademisi, praktisi, dan lain-
               lain, sebagaimana tata cara pembuatan undang-undang," katanya.

               Menurut Bamsoet, jika nantinya masih adanya keberatan dari masyarakat tentang
               disahkan RUU Omnimbus Law tentang Cipta Kerja itu. Maka ada jalurnya, yakni
               melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

               "Kalau nanti tidak sesuai dengan keinginan masyarakatkan, ada ruang di Sekretariat
               Negara untuk ruang gugatan di MK," kata dia.

               Diketahui Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna H Laoly
               mengatakan, dalam draf RUU Omnibus Law tentang Cipta Kerja tersebut ada
               kesalahan ketik di pasal 170 tersebut.

               "Iya iya (salah ketik) jadi ingin mungkin kesalahan," ujar Yasonna di Kompleks
               Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/2).

               Menurut politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini, tidak bisa UU
               dibuah atau diganti dengan pemerintah mengeluarkan PP ataupun Peraturan
               Presiden (Perpres).

               "Jadi enggak bisa dong PP melawan undang-undang," katanya.

               Oleh sebab itu Yasonna mengatakan, nantinya DPR akan melakukan perbaikan




                                                       Page 48 of 174.
   44   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54