Page 54 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 FEBRUARI 2020
P. 54

Title          TKI DI HONG KONG MENGAKU ALAMI DISKRIMINASI DI TENGAH WABAH VIRUS CORONA
               Media Name     kumparan.com
               Pub. Date      20 Februari 2020
                              https://kumparan.com/kumparannews/tki-di-hong-kong-mengaku-alami-diskr iminasi-di-
               Page/URL
                              tengah-wabah-virus-corona-1ssQNDjhfR4
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive

               TKI DI HONG KONG MENGAKU ALAMI DISKRIMINASI DI TENGAH WABAH
               VIRUS CORONA
               Tenaga kerja Indonesia di Hong Kong mengadukan diskriminasi dan stigma buruk
               yang melekat di tengah wabah virus corona. Ditambah lagi, mereka mengeluh tidak
               adanya hari libur karena pemerintah Hong Kong mengimbau para pekerja untuk
               tetap di rumah.

               Hal ini disampaikan oleh beberapa organisasi pekerja migran asal Indonesia di Hong
               Kong. Mereka mengatakan, imbauan tidak keluar rumah membuat para majikan
               memaksa pekerja domestik asal Indonesia tetap bekerja di hari libur.

               "Teman-teman yang tidak libur, ternyata tetap melakukan pekerjaan rumah tangga
               dan tidak dibayar," kata Sringatin, koordinator Jaringan Buruh Migran Indonesia
               (JBMI), kepada kumparan, Kamis (20/2).

               Tidak hanya itu, Sringatin mengatakan beban kerja pekerja Indonesia juga
               bertambah di tengah wabah virus corona. Mereka harus bekerja ganda dalam
               melakukan pembersihan rumah agar terbebas dari virus atas tuntutan majikan.

               "Mereka menuntut pekerja untuk bekerja double. Membersihkan rumah berkali-kali
               dengan alat kimia. Ada aturan tambahan, pakaian harus diganti, ini menyebabkan
               teman-teman banyak yang stres," kata Sringatin.

               Eni Lestari Andayani, Ketua Aliansi Migran Internasional, yang berada di Hong Kong
               membenarkannya. Dari bincang-bincang dengan para pekerja Indonesia, dia
               mengatakan hampir separuhnya dilarang libur.

               "Kalaupun akhirnya bisa libur karena harus bertengkar dulu dan diancam-ancam
               dulu, menangis-nangis dulu, dan masih dikasih peringatan. Meminta libur menjadi
               perjuangan setiap minggu dan ada yang cuma dikasih separuh hari," kata Eni
               kepada kumparan.

               TKI mendapatkan libur satu hari selama satu minggu yang harinya sesuai dengan
               kesepakatan dengan majikan. TKI juga mendapatkan libur setiap tanggal merah.
               Pekerja Indonesia, lanjut Eni, juga mengalami diskriminasi di tengah wabah virus
               corona. Antara lain dilarang keluar rumah dengan alasan virus, sementara majikan
               jalan-jalan dan mengundang orang masuk ke rumah. Mereka diharuskan pakai
               masker di rumah, namun majikan tidak memakainya walau sakit.

               "Harus mengelap semua barang yang disentuhnya, majikan tidak mau bersentuhan
               dengan PRT dan bahkan ketika rambut PRT menyentuh pintu kulkas maka harus




                                                       Page 53 of 174.
   49   50   51   52   53   54   55   56   57   58   59