Page 253 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 253

Judul               Upah Buruh Cuma Naik 1,09 Persen, KSPI: Lebih Buruk dari Zaman
                                    Soeharto Saat Orba
                Nama Media          galajabar.pikiran-rakyat.com
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://galajabar.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-1083029387/upah-
                                    buruh-cuma-naik-109-persen-kspi-lebih-buruk-dari-zaman-soeharto-
                                    saat-orba
                Jurnalis            Muhammad Ibrahim
                Tanggal             2021-11-16 19:41:00
                Ukuran              0

                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif


              Ringkasan

              Kementerian  Ketenagakerjaan  (Kemnaker)  menyampaikan  rata-rata  kenaikan  upah  minimum
              provinsi (UMP) 2022 sebesar 1,09 persen. Meski begitu, Kemnaker menegaskan angka pastinya
              tetap  berbeda-beda  di  masing-masing  provinsi.  Sebab,  nantinya  gubernur  yang  akan
              menyesuaikannya  dengan  Peraturan  Pemerintah  (PP)  Nomor  36  Tahun  2021  tentang
              Pengupahan.



              UPAH BURUH CUMA NAIK 1,09 PERSEN, KSPI: LEBIH BURUK DARI ZAMAN
              SOEHARTO SAAT ORBA
              Kementerian  Ketenagakerjaan  (Kemnaker)  menyampaikan  rata-rata  kenaikan  upah  minimum
              provinsi (UMP) 2022 sebesar 1,09 persen. Meski begitu, Kemnaker menegaskan angka pastinya
              tetap berbeda-beda di masing-masing provinsi.

              Sebab,  nantinya  gubernur  yang  akan  menyesuaikannya  dengan  Peraturan  Pemerintah  (PP)
              Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) lantas
              menolak kenaikan tersebut. Lantaran, angka 1.09 persen jauh dari angka yang diusulkan KSPI,
              yakni 7 hingga 10 persen.
              Hal  tersebut  disampaikan  oleh  Presiden  KSPI,  Said  Iqbal  dalam konferensi  pers  virtual pada
              Selasa, 16 November 2021.

              “ KSPI menolak dengan tegas dan keras kebijakan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah dalam
              hal ini Menteri Ketenagakerjaan, terkait dengan kenaikan upah minimum yang kalau dilihat rata-
              rata  kenaikan  upah  minimum  untuk  tahun  2022  baik  UMP  di  tingkat  provinsi  maupun  UMK,
              nampaknya nanti UMK di tingkat kabupaten/kota hanya 1,09 persen,” ujarnya.

              Menurut Said, pemerintah terkesan berpihak kepada pengusaha ketimbang pada buruh dalam
              menetapkan upah minimum 2022.

                                                           252
   248   249   250   251   252   253   254   255   256   257   258