Page 252 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 252

Ida  menjelaskan  penetapan  upah  minimum  ini  adalah  proyek  strategis  nasional.  Tadi  siang
              pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan Menko Polhukam, dihadiri oleh perwakilan
              Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), BPS, TNI/Polri, BIN, Kejaksaan, dan Forum Koordinasi
              Pimpinan Daerah (Forkopimda).

              "Bahwa Menteri Dalam Negeri sudah menyampaikan surat kepada para Gubernur terkait dengan
              ketentuan  upah  minimum.  Dalam  surat  tersebut  juga  disampaikan  sanksi  diberikan  kepada
              Gubernur atau kepala daerah yang tidak memenuhi kebijakan pengupahan ini," kata Ida dalam
              konferensi pers virtual, Selasa (16/11/2021).

              Surat yang dikirimkan Mendagri kepada kepala daerah, dijelaskan Ida memuat sanksi mulai dari
              yang  paling  ringan  hingga  yang  terberat,  yakni  pemberhentian  kepala  daerah  yang  tidak
              mengikuti ketentuan dalam menetapkan upah minimum.

              "Di dalam surat tersebut juga dijelaskan ada mulai sanksi teguran tertulis, kemudian sampai
              yang  terberat  itu  pemberhentian  sementara  sampai  pemberhentian  permanen.  Saya  kira  ini
              mengacu  pada  ketentuan  Undang-undang  Nomor  23  Tahun  2014,  yang  disampaikan  oleh
              Menteri Dalam Negeri adalah ketentuan yang ada di Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014,"
              paparnya.

              Ida menjelaskan pihaknya membuat formulasi upah minimum mengacu UU Nomor 11 Tahun
              2020  tentang  Cipta  Kerja  dan  aturan  turunannya,  yaitu  PP  Nomor  36  Tahun  2021  tentang
              Pengupahan.

              "UM (upah minimum) dimaksudkan sebagai perlindungan kepada pekerja/buruh agar upahnya
              tidak dibayar terlalu rendah akibat posisi tawar mereka yang lemah dalam pasar kerja. Selain
              itu, kebijakan UM ditujukan sebagai salah satu instrumen pengentasan kemiskinan serta untuk
              mendorong kemajuan ekonomi Indonesia melalui pengupahan yang adil dan berdaya saing,"
              tambahnya.







































                                                           251
   247   248   249   250   251   252   253   254   255   256   257