Page 261 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 261

"Terdapat suatu metode yang secara nternasional di gunakan untuk mengukur tinggi rendahnya
              suatu upah minimum di suatu wilayah, yaitu dengan membandingkan besaran upah minimum
              yang berlaku dengan median upahnya (kaitz indeks)," katanya, Jakarta, Selasa (16/11/2021).

              Ida  melanjutkan,  besaran  upah  minimum  saat  ini  hampir  di  seluruh  wilayah  sudah  melebihi
              median upah. Bahkan Indonesia menjadi satu-satunya negara dengan Kaitz Index lebih besar
              dari 1, di mana idealnya berada pada kisaran 0,4 sampai dengan 0,6.

              "Kondisi upah minimum yang terlalu tinggi tersebut menyebabkan sebagian besar pengusaha
              tidak  mampu  menjangkaunya  dan  akan  berdampak  negatif  terhadap  implementasinya  di
              lapangan," jelas Menaker.

              hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

              Hal tersebut, kata Ida, sudah sangat terlihat yaitu dengan upah minimum dijadikan upah efektif
              oleh  pengusaha  sehingga  kenaikan  upah  cenderung  hanya  mengikuti  upah  minimum  tanpa
              didasari oleh kinerja individu.

              "Hal ini juga yang kemudian membuat teman-teman serikat pekerja atau serikat buruh lebih
              cenderung  menuntut  kenaikan  upah  minimum  dibandingkan  membicarakan  upah  berbasis
              kinerja atau produktivitas," tandasnya.

              Reporter: Anggun P. Situmorang Sumber: Merdeka.com.
















































                                                           260
   256   257   258   259   260   261   262   263   264   265   266