Page 262 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 262

Judul               Rerata UMP 2022 Naik 1,09%, Pengusaha Nakal Terancam Sanksi
                                    Pidana
                Nama Media          katadata.co.id
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://katadata.co.id/lavinda/berita/6193a937513c2/rerata-ump-2022-
                                    naik-1-09-pengusaha-nakal-terancam-sanksi-pidana
                Jurnalis            redaksi
                Tanggal             2021-11-16 19:32:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Kementerian Ketenagakerjaan
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Narasumber

              positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Pengusaha yang membayar di bawah upah
              minimum akan dikenakan sanksi pidana

              positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Upah minimum sektor masih tetap berlaku
              dan harus dilaksanakan pengusaha



              Ringkasan

              Pemerintah telah menetapkan rata-rata kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) nasional pada
              2022  sebesar  1,09%.  Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah  mengatakan,  pengusaha  yang
              membayar  karyawan  atau  buruh  di  bawah  ketetapan  upah  minimum  akan  dikenakan  sanksi
              pidana.



              RERATA UMP 2022 NAIK 1,09%, PENGUSAHA NAKAL TERANCAM SANKSI PIDANA
              Pemerintah telah menetapkan rata-rata kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) nasional pada
              2022  sebesar  1,09%.  Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah  mengatakan,  pengusaha  yang
              membayar  karyawan  atau  buruh  di  bawah  ketetapan  upah  minimum  akan  dikenakan  sanksi
              pidana.

              "Pengusaha yang membayar di bawah upah minimum akan dikenakan sanksi pidana," kata Ida
              dalam konferensi pers virtual, Selasa (16/11).

              Selain  itu,  sanksi  juga  diberikan  kepada  pemerintah  daerah  yang  tidak  mengikuti  ketentuan
              pengupahan.  Sanksi  yang  diberikan  bisa  berupa  sanksi  tertulis,  pemberhentian  sementara,
              hingga  pemberhentian  secara  permanen.  Hal  ini  sesuai  dengan  Undang-Undang  Nnomor  23
              Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.


                                                           261
   257   258   259   260   261   262   263   264   265   266   267