Page 421 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 421

Judul               Sah! UMP 2022 Naik 1,09%
                Nama Media          okezone.com
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://economy.okezone.com/read/2021/11/16/320/2502738/sah-
                                    ump-2022-naik-1-09?page=1
                Jurnalis            Rina Anggraeni
                Tanggal             2021-11-16 17:54:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Kementerian Ketenagakerjaan
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Ringkasan

              UMP 2022 resmi naik. Rata-rata kenaikan UMP 2022 sebesar 1,09%. Angka kenaikan UMP jauh
              dari  tuntutan  buruh  yang  meminta  UMP  naik  10%.  Namun,  Menteri  Ketenagakerjaan  Ida
              Fauziyah mengatakan, besaran kenaikan UMP 2022 masih menunggu keputusan dari Gubernur
              masing-masing.



              SAH! UMP 2022 NAIK 1,09%

              JAKARTA - UMP 2022 resmi naik. Rata-rata kenaikan UMP 2022 sebesar 1,09%. Angka kenaikan
              UMP jauh dari tuntutan buruh yang meminta UMP naik 10%. Namun, Menteri Ketenagakerjaan
              Ida  Fauziyah  mengatakan,  besaran  kenaikan  UMP  2022  masih  menunggu  keputusan  dari
              Gubernur masing-masing.

              "Kita tunggu dari Gubernur untuk penetapannya," kata Ida dalam video virtual, Jakarta, Selasa
              (16/11/2021).

              Ida menjelaskan, terdapat suatu metode yang secara internasional digunakan untuk mengukur
              tinggi rendahnya suatu upah minimum di suatu wilayah, yaitu dengan membandingkan besaran
              upah minimum yang berlaku dengan median upahnya.
              "Besaran upah minimum saat ini hampir di seluruh wilayah sudah melebihi median upah, bahkan
              Indonesia menjadi satu-satunya negara dengan Kaitz Index lebih besar dari 1, di mana idealnya
              berada pada kisaran 0,4-0,6. Kondisi upah minimum yang terlalu tinggi tersebut menyebabkan
              sebagian besar pengusaha tidak mampu menjangkaunya dan akan berdampak negatif terhadap
              implementasinya di lapangan," katanya.

              Hal tersebut, sudah sangat terlihat yaitu dengan upah minimum yang dijadikan upah efektif oleh
              pengusaha. Sehingga kenaikan upah cenderung hanya mengikuti upah minimum tanpa didasari
              oleh kinerja individu.





                                                           420
   416   417   418   419   420   421   422   423   424   425   426