Page 423 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 423
Judul Tolak Kenaikan Upah 1 Persen, Buruh Akan Demo Besar-besaran dan
Mogok Kerja
Nama Media kbr.id
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://kbr.id/nasional/11-
2021/tolak_kenaikan_upah_1_persen__buruh_akan_demo_besar_besara
n_dan_mogok_kerja/106815.html
Jurnalis
Tanggal 2021-11-16 17:49:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Said Iqbal (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI)) Dari informasi yang
kami terima, daerah meminta agar diizinkan mogok daerah atau modar. Jadi mereka akan
menghentikan dan melumpuhkan proses produksi, secara bergelombang. Misalnya di Sukabumi,
Cianjur, Sukabumi, Jakarta. Mereka mengistilahkan Mogok Daerah atau Modar. Barulah
puncaknya tentative pada 6,7,8 Desember mogok nasional
Ringkasan
Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) serius akan melangsungkan puncak mogok kerja
dan unjuk rasa besar-besaran pasca Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menerbitkan
Peraturan Pemerintah No. 36/2021 tentang Pengupahan, dimana kenaikan upah minimum 2022
rata-rata sebesar 1,09 persen. Presiden KSPI Said Iqbal menyatakan, aksi mogok kerja itu bakal
dilakukan secara bergelombang dan berpuncak pada awal Desember tahun ini selama tiga hari
berturut-turut.
TOLAK KENAIKAN UPAH 1 PERSEN, BURUH AKAN DEMO BESAR-BESARAN DAN
MOGOK KERJA
Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) serius akan melangsungkan puncak mogok kerja
dan unjuk rasa besar-besaran pasca Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menerbitkan
Peraturan Pemerintah No. 36/2021 tentang Pengupahan, dimana kenaikan upah minimum 2022
rata-rata sebesar 1,09 persen.
Presiden KSPI Said Iqbal menyatakan, aksi mogok kerja itu bakal dilakukan secara bergelombang
dan berpuncak pada awal Desember tahun ini selama tiga hari berturut-turut.
422

