Page 255 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MEI 2020
P. 255
Title 3 FAKTA SURAT EDARAN MENAKER SOAL THR: PENGUSAHA BISA CICIL, BURUH MENOLAK
Media Name kumparan.com
Pub. Date 08 Mei 2020
https://kumparan.com/kumparanbisnis/3-fakta-surat-edaran-menaker-soal- thr-
Page/URL
pengusaha-bisa-cicil-buruh-menolak-1tNAFLhz9Ey/full
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, menerbitkan surat edaran untuk memastikan
kewajiban pengusaha membayarkan THR menjelang Lebaran 1441 Hijriah ini.
Dalam surat tersebut, Ida juga memberi sejumlah opsi keringanan bagi pengusaha
yang belum sanggup membayarkan THR sesuai aturan perundang-undangan.
Mengacu peraturan terdahulu, THR diberikan berdasarkan jumlah penghasilan yang
diterima per bulan (take home pay). Bagi yang masa kerjanya kurang dari setahun
tapi sudah lebih dari sebulan, diberikan secara proporsional. Pembayaran dilakukan
sekaligus, selambatnya 7 hari sebelum hari raya.
Hal ini kembali ditegaskan oleh Ida melalui SE Nomor M/6/HI.00.01/V/2020 tentang
Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2020 di
Perusahaan Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).
Pengusaha dan Pekerja Diminta Dialog
Dalam surat tersebut, Menaker meminta Gubernur untuk memastikan seluruh
perusahaan membayar THR sesuai aturan ketenagakerjaan yang berlaku.
"Apabila perusahaan menyatakan sulit membayar THR, maka harus ada proses
dialog antara pihak pengusaha dan para pekerja, dilandasi rasa kekeluargaan dan
informasi yang utuh tentang kondisi keuangan terkini," demikian dinyatakan dalam
surat edaran tertanggal 6 Mei 2020 tersebut.
Ida menambahkan, proses dialog harus dilakukan secara kekeluargaan, dilandasi
laporan keuangan internal perusahaan yang transparan dan itikad baik untuk
mencapai kesepakatan.
Page 254 of 313.

