Page 260 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MEI 2020
P. 260
Title TERKAIT THR DICICIL, ILO: SEMUA PIHAK PERLU KEDEPANKAN IKTIKAD BAIK
Media Name antaranews.com
Pub. Date 08 Mei 2020
https://www.antaranews.com/berita/1476579/terkait-thr-dicicil-ilo-semu a-pihak-perlu-
Page/URL
kedepankan-iktikad-baik
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Organisasi Buruh Internasional (International Labour Organisation/ILO) meminta
semua pihak, baik pengusaha, pekerja dan serikat pekerja untuk mengedepankan
iktikad baik jika ketiganya bersepakat mencicil atau menunda Tunjangan Hari Raya
(THR) saat perusahaan belum mampu membayar.
"Satu hal harus dipastikan bahwa harus ada kesepakatan dari serikat pekerja,
pekerjanya maupun dari pengusahanya," kata Senior Program Officer ILO Lusiani
Julia melalui sambungan telepon di Jakarta, Jumat.
Pernyataan tersebut disampaikan menanggapi Surat Edaran Menteri
Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah bernomor M/6/HI.00.01/V/2020 tentang
Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2020 di
Perusahaan dalam Masa Pandemi COVID-19.
Dalam surat edaran tersebut, Menaker meminta kepada seluruh perusahaan untuk
membayarkan THR keagamaan kepada pekerja/buruh sesuai dengan ketentuan
perundang-undangan.
Namun demikian, Menaker membuka ruang untuk berdialog mencari solusi bagi
pengusaha, serikat pekerja dan pekerja/buruh jika perusahaan tidak mampu
membayarkan THR sesuai waktu yang ditentukan.
ILO, kata dia, memahami dimungkinkannya kesepakatan pencicilan atau penundaan
tersebut sebagai upaya pemerintah untuk memberikan keringanan bagi dunia usaha
yang juga terkena dampak wabah COVID-19.
Namun demikian, ILO menyarankan pemerintah untuk mendorong semua pihak
agar mengedepankan iktikad baik, tidak menggunakan kesempatan tersebut untuk
menghindari kewajiban ataupun mengurangi hak pekerja.
"Harus dipahami juga bahwa surat edaran ini pun harus dijalankan dengan iktikad
baik dari kedua belah pihak," katanya.
Lusiani menduga sebagian besar pekerja di tingkat nasional mungkin akan kecewa
dengan kebijakan yang memungkinkan THR dibayarkan secara dicicil atau ditunda
pelaksanaannya.
Page 259 of 313.

