Page 262 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MEI 2020
P. 262
Title MENAKER IZINKAN THR DITUNDA ATAU DICICIL, ILO: PEKERJA HARUS SEPAKAT
Media Name pikiran-rakyat.com
Pub. Date 08 Mei 2020
https://www.pikiran-rakyat.com/ekonomi/pr-01378685/menaker-izinkan-thr -ditunda-
Page/URL
atau-dicicil-ilo-pekerja-harus-sepakat
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah resmi mengizinkan pencairan THR Idulfitri ini,
boleh dicicil atau ditunda.
Aturan itu tercantum dalam Surat Edaran (SE) tentang Pelaksanaan Pemberian
Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2020 di Perusahaan dalam Masa Pandemi
Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), yang ia terbitkan.
Organisasi Buruh Internasional (ILO) menanggapi terbitnya surat edaran tersebut,
dan meminta semua pihak beritikad baik.
Selain pengusaha, tentunya pekerja dan serikat pekerja, mesti saling sepakat
mengenai keputusan dicicilnya dan ditundanya THR, ketika perusahaan belum
mampu membayar.
"Satu hal harus dipastikan bahwa harus ada kesepakatan dari serikat pekerja,
pekerjanya maupun dari pengusahanya," kata Senior Program Officer ILO Lusiani
Julia, Jumat 8 Mei 2020.
Dalam surat edaran tersebut, Menaker meminta kepada seluruh perusahaan untuk
membayarkan THR keagamaan kepada pekerja/buruh sesuai dengan ketentuan
perundang-undangan.
Namun demikian, Menaker membuka ruang untuk berdialog mencari solusi bagi
pengusaha, serikat pekerja dan pekerja/buruh jika perusahaan tidak mampu
membayarkan THR sesuai waktu yang ditentukan.
Dilansir Antara, ILO memahami dimungkinkannya kesepakatan pencicilan atau
penundaan tersebut sebagai upaya pemerintah untuk memberikan keringanan bagi
dunia usaha yang juga terkena dampak wabah COVID-19.
Namun demikian, ILO menyarankan pemerintah untuk mendorong semua pihak
agar mengedepankan iktikad baik, tidak menggunakan kesempatan tersebut untuk
menghindari kewajiban ataupun mengurangi hak pekerja.
"Harus dipahami juga bahwa surat edaran ini pun harus dijalankan dengan iktikad
baik dari kedua belah pihak," katanya.
Page 261 of 313.

