Page 348 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JULI 2020
P. 348

Judul               600 Warga Menganggur
                 Nama Media          Rakyat Bengkulu

                 Newstrend           Dampak Virus Corona
                 Halaman/URL         Pg10
                 Jurnalis            qia
                 Tanggal             2020-07-22 08:48:00
                 Ukuran              107x66mmk
                 Warna               Hitam/Putih
                 AD Value            Rp 10.165.000
                 News Value          Rp 30.495.000
                 Kategori            Ditjen Binapenta
                 Layanan             Korporasi
                 Sentimen            Positif



              Narasumber

              positive  -  Fahrudin  (Kadis  Ketenagakerjaan  dan  Transmigrasi  BU)  Dari  200  karyawan  yang
              bekerja  di  sektor  formal  tersebut,  ada  yang  memang  hak-hak  mereka  mulai  dari  gaji  dan
              pesangon  yang  belum  dibayar.  Itu  yang  kini  tengah  kita  mediasi  dengan  manajemen
              perusahaan



              Ringkasan

              Sebanyak  600  warga  Bengkulu  Utara  yang  menganggur  dalam  tiga  bulan  belakangan  ini
              merupakan  dampak  ekonomi  dari  pandemi  Covid-19.  Dari  600warga  yang  kini  menganggur
              tersebut, 200 di antaranya semula bekerja di sektor formal, seperti di PT. Pamor Ganda, PT.
              Injatama dan PT. Bimas Raya Sawitindo (BRS).
              Mereka  masing-masing  dirumahkan  dan  PHK  lantaran  terjadi  pengurangan  produksi  dari
              perusahaan. Sedangkan sisanya 400 lagi merupakan masyarakat yang semula bekerja di sektor
              non formal seperti pekerja musik organ tunggal dan pekerja yang menjadi bagian dari pesta
              pernikahan.


              600 WARGA MENGANGGUR

              Sebanyak  600  warga  Bengkulu  Utara  yang  menganggur  dalam  tiga  bulan  belakangan  ini
              merupakan  dampak  ekonomi  dari  pandemi  Covid-19.  Dari  600warga  yang  kini  menganggur
              tersebut, 200 di antaranya semula bekerja di sektor formal, seperti di PT. Pamor Ganda, PT.
              Injatama dan PT. Bimas Raya Sawitindo (BRS).

              Mereka  masing-masing  dirumahkan  dan  PHK  lantaran  terjadi  pengurangan  produksi  dari
              perusahaan. Sedangkan sisanya 400 lagi merupakan masyarakat yang semula bekerja di sektor
              non formal seperti pekerja musik organ tunggal dan pekerja yang menjadi bagian dari pesta
              pernikahan. Mereka menganggur lantaran saat ini tidak ada pekerjaan.




                                                           347
   343   344   345   346   347   348   349   350   351   352   353