Page 187 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2020
P. 187

Pembukaan itu juga seiring Perpres 76/2020. Beleid tersebut menjadi dasar perbaikan aturan
              program  kartu  prakerja  yang  pelatihannya  sempat  terpaksa  dihentikan  sementara  selama
              evaluasi.

              Susiwijono  melanjutkan,  program  pelatihan  nanti  dilakukan  secara  offline,  tapi  juga
              memperhatikan dinamika pandemi Covid-19. Seperti diketahui, pada gelombang I hingga III,
              seluruh pelatihan dilakukan secara online.

              Dia juga menekankan adanya sanksi yang akan dijatuhkan. Itu juga tertuang dalam perpres
              tersebut, yang mengamanatkan bahwa Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja dapat melakukan
              tuntutan  ganti  kerugian  dan  tuntutan  pidana  apabila  penerima  kartu  prakerja  melakukan
              kecurangan. Dengan adanya aturan itu, diharapkan manfaat kartu prakerja bisa tepat sasaran.

              "Jika penerima kartu prakerja dengan sengaja melakukan pemalsuan identitas atau data pribadi,
              manajemen  pelaksana  bisa  mengajukan  tuntutan  sesuai  dengan  ketentuan  peraturan
              perundang-undangan," tegasnya.

              Di tempat yang sama, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha
              Mikro,  Kecil,  dan  Menengah  Kemenko  Perekonomian  Rudy  Salahuddin  menambahkan,
              pembukaan  gelombang  IV  akan  dilakukan  seusai  verifikasi  pembayaran  lembaga  pelatihan
              selama gelombang I sampai III.

              Verifikasi  itu  juga  melibatkan  Badan  Pengawasan  Keuangan  dan  Pembangunan  (BPKP).
              "Disampaikan, kami dalam minggu ketiga-minggu keempat siap melakukan pembukaan batch
              IV kembali setelah mendapatkan hasil verifikasi," jelasnya.

              Sementara itu, Staf Ahli Bidang Regulasi, Penegakan Hukum, dan Ketahanan Ekonomi Kemenko
              Perekonomia Elen Setiadi menyampaikan, esensi perubahan perpres merupakan bagian dari
              evaluasi tata kelola pelaksanaan kartu prakerja. Sebab, program tersebut sempat dianggap tidak
              jelas dan berpotensi merugikan negara oleh berbagai kalangan.

              "Jadi, Perpres 76/2020 memberikan penegasan dan penjelasan," katanya.

              Peraturan tersebut juga menegaskan bahwa segala kebijakan, ketentuan, dan pelaksanaan yang
              telah  diambil  komite  kerja  dan  manajemen  pelaksana  dianggap  sah.  Sepanjang  dilakukan
              dengan iktikad baik dan tidak bertentangan dengan perundang-undangan.

              Elen mengatakan, penyempurnaan mekanisme, tata kerja, dan tata kelola kartu prakerja tidak
              akan berhenti di sini. Tetap akan membutuhkan aturan teknis pelaksanaannya yang sedang
              dibahas  Kemenko  Perekonomian.  Berkaitan  dengan  mekanisme  kurasi,  penunjukan  dengan
              platform  digital  dan  lembaga  pelatihan,  serta  teknis  mengevaluasi  macam-macam  pelatihan
              yang diberikan.

              Saksikan video menarik berikut ini:  Editor : Ilham Safutra  Reporter : dee/han/c11/ttg   .

















                                                           186
   182   183   184   185   186   187   188   189   190   191   192