Page 58 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 SEPTEMBER 2021
P. 58

"TKS menjadi ujung tombak Kemnaker," kata Nyoman saat membuka Temu Konsultasi TKS 2021
              di Semarang, Jawa Tengah, Senin, dikutip dari siaran pers.
              Menurut  dia,  TKS  ini  nantinya  bertugas  mendampingi  tenaga  kerja  mandiri  (TKM).
              Pendampingan TKS ini diharapkan bisa atasi pengangguran di Indonesia.

              Nyoman mengatakan bahwa pandemi COVID-19 saat ini telah berdampak pada banyak sektor,
              salah satunya pengangguran.

              Data Kementerian Ketenagakerjaan Indonesia menyebutkan hingga Februari 2021 ada 129,81
              juta angkatan kerja.

              Dari jumlah itu, sebanyak 131,06 juta atau 93,74 persen bekerja dan 8,75 juta atau 6,26 persen
              merupakan pengangguran terbuka.

              Diungkapkan pula bahwa angka pengangguran terbuka banyak didominasi lulusan SMK (11,45
              persen), disusul SMA (8,55 persen).

              Untuk menanggulangi kondisi itu, kata Nyoman, Kementerian Ketenagakerjaan telah berupaya
              melakukan berbagai langkah.

              "Kondisi ketenagakerjaan di Tanah Air saat ini sedang mengalami turbulensi, guncangan keras,
              dan juga kondisi ketenagakerjaan yang tidak matching dengan pasar," kata Nyoman.
              Pada  tahun  ini,  Kemnaker  telah  merekrut  664  orang  TKS  yang  berasal  dari  34  provinsi  di
              Indonesia.

              Para peserta ini dikumpulkan di empat lokasi sebelum mereka bertugas. Pertemuan pertama
              dilakukan  di  Bandung  pada  tanggal  15--17  September,  dilanjutkan  di  Semarang  (19--21
              September),  Makassar  (23--25  September),  dan  terakhir  di  Tangerang  (29--30  September
              hingga 1 Oktober).

              Dalam pertemuan itu, mereka diberikan edukasi dan pembekalan tentang materi dasar, motivasi,
              dan lainnya.


              Koordinator  Bidang  Tenaga  Kerja  Sukarela  dan  Pendampingan  Andi  Asriani  Koke  yang
              membawakan materi Direktur Bina Perluasan Kesempatan Kerja I Nyoman Darmanta meminta
              agar para TKS nantinya mampu mendorong dan menggali potensi para TKM yang didampinginya
              sehingga para TKM yang mendapat bantuan dari pemerintah bisa produktif.

              "Pandemi ini mengajak kita untuk berinovasi dan berkreasi. Bagaimana kita bisa menyesuaikan
              kebiasan pada masa pandemi ini," kata Asri.

              Ketua Apindo Kota Semarang Deddy Mulyadi menyebut Indonesia memiliki tingkat kesempatan
              untuk berusaha yang tinggi. Namun, tingkat keberlanjutan usaha rendah.
              Oleh  karena  itu,  Deddy  Mulyadi  berharap  ekosistem  ini  mampu  membantu  UMKM  untuk
              mengadopsi teknologi dari usaha yang lebih besar.

              "Ini pentingnya mempermudah kegiatan berwirausaha," katanya.

              .






                                                           57
   53   54   55   56   57   58   59   60   61   62   63