Page 60 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 SEPTEMBER 2021
P. 60
negative - Sunarya (Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Dinas tenaga
Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jatim) Kami punya 16 BLK, kami sudah mengakomodir
salah satunya disabilitas, tapi sesuai dengan kejuruan yang ada di BLK. Karena kalau kakami
mengakomodir khusus untuk disabilitas kan juga kesulitan. Satu masalah sarpras, dan
narasumber
positive - Sunarya (Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Dinas tenaga
Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jatim) Di BLK itu disabilitas fisik misalnya yang bisa
negative - Sunarya (Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Dinas tenaga
Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jatim) Penempatan di sektor formal maupun informal,
di sektor formal yang hubungan kerja, menjadi karyawan. Kedua penempatan di sektor informal,
yang berusaha sendiri, membuka usaha sendiri.
Ringkasan
Mereka adalah para penyandang disabilitas yang menyulap rumah kontrakan di Jalan Sampoerna
nomor 17, Krembangan Utara, Pabean Cantian, Surabaya, Jawa Timur ini menjadi ruang berbagi
dan berkreasi. Mereka menyebut rumah di permukiman padat ini Kedaibilitas. Rumah ini menjadi
ruang para disabilitas untuk belajar dan berkarya.Kedaibilitas didirikan tiga tahun lalu oleh Andi
Fuad Rachmadi (35). Jebolan Universitas Negeri Malang, Jawa Timur ini sengaja mendirikan
Kedaibilitas karena ingin membuktikan bahwa penyandang disabilitas juga bisa menjadi
pengusaha.
KISAH 'LABORATORIUM' USAHA PENYANDANG DISABILTAS DI SURABAYA
Zulmy Erian (28) terlihat sibuk menata wadah-wadah bulat di atas meja. Sesekali pandangan
matanya beralih mencermati adonan di dalam mangkuk. Ia ingin memastikan takaran adonan
kuenya pas. Secara perlahan ia tuangkan adonan ke loyang.
Di ruangan berbeda, Nanda (25) mengeluarkan kue dari mesin pemanggang roti. Asap mengepul
dan aroma harum langsung memenuhi seluruh ruangan. Tangan Nanda sesekali mengibas kue
di atas nampan.
Erian dan Nanda tak sendiri. Di ruangan yang sama juga tampak sejumlah orang sedang
mengolah bahan mentah dan manik-manik. Mereka tampak cekatan memilah bahan,
menggabungkan lalu mengombinasikannya menjadi pusparagam penganan dan kerajinan.
Mereka mengemasnya dengan rapi.
Mereka adalah para penyandang disabilitas yang menyulap rumah kontrakan di Jalan Sampoerna
nomor 17, Krembangan Utara, Pabean Cantian, Surabaya, Jawa Timur ini menjadi ruang berbagi
dan berkreasi. Mereka menyebut rumah di permukiman padat ini Kedaibilitas. Rumah ini menjadi
ruang para disabilitas untuk belajar dan berkarya.
Kedaibilitas didirikan tiga tahun lalu oleh Andi Fuad Rachmadi (35). Jebolan Universitas Negeri
Malang, Jawa Timur ini sengaja mendirikan Kedaibilitas karena ingin membuktikan bahwa
penyandang disabilitas juga bisa menjadi pengusaha.
"Kedaibilitas ini adalah laboratorium usaha teman-teman disabilitas," kata Andi kepada
CNNIndonesia.com, Kamis (9/9).
59

