Page 131 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2019
P. 131
Title INDONESIA-KOREA TERUS PERKUAT PERLINDUNGAN BAGI PEKERJA MIGRAN
Media Name merdeka.com
Pub. Date 15 November 2019
https://www.merdeka.com/peristiwa/indonesia-korea-terus-perkuat-perlin dungan-bagi-
Page/URL
pekerja-migran.html
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Republik Korea terus berupaya untuk
meningkatkan perlindungan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di
Korea. Salah satu upayanya adalah memperbarui (renewal) MoU penempatan PMI
ke Korea melalui skema Employment Permit System (EPS).
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, menjelaskan, antara Indonesia dan Korea
sepakat untuk dapat melaksanakan Joint Working Group (JWG) guna membahas
sekaligus mengevaluasi implementasi penempatan PMI melalui skema EPS selama
ini. Ia berharap, proses pembaruan kerja sama (MoU) penempatan PMI melalui EPS
ini dapat segera diselesaikan.
"Semoga MoU tentang EPS ini dapat segera ditandatangani untuk menjamin
perlindungan yang lebih baik bagi pekerja migran kita di Korea," kata Ida usai
menerima Courtesy Call Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia, Kim Chang-
beom, di Kantor Kemnaker, Jakarta, hari Kamis (14/11).
Melalui skema sistem izin kerja EPS, PMI yang bekerja di Korea akan memperoleh
perlakuan dan hak yang sama sebagaimana tenaga kerja Korea, sesuai dengan
Undang-Undang (UU) Ketenagakerjaan yang berlaku di Korea.
"Jadi, EPS ini memiliki sistem yang mencakup mengenai penempatan dan
perlindungan pekerja migran kita di Korea," terang Ida.
Penempatan melalui skema EPS meliputi 5 sektor, yaitu Manufaktur, Konstruksi,
Jasa, Perikanan, dan Pertanian. Hanya saja, hingga saat ini Indonesia baru
menempatkan di sektor Manufaktur dan Perikanan.
Perundingan pembaharuan dokumen MoU oleh Indonesia dan Korea sendiri telah
berlangsung sejak tahun 2015. Lamanya proses negosiasi disebabkan adanya usulan
revisi/tambahan klausul untuk dapat meningkatkan perlindungan PMI. Sementara
Page 130 of 211.

