Page 135 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2019
P. 135

Title          APINDO KOTA BEKASI PILIH TIDAK ADA UMK 2020, SEBUT HANYA 30 PERSEN PERUSAHAAN
                              YANG JALANKAN
               Media Name     wartakota.tribunnews.com
               Pub. Date      15 November 2019
               Page/URL       https://wartakota.tribunnews.com/2019/11/15/apindo-kota-bekasi-pilih-t idak-ada-umk-
                              2020-sebut-hanya-30-persen-perusahaan-yang-jalankan
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive








               Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Bekasi mengingkan tidak ada  Upah
               Minimum Kota/Kabupaten (UMK)  .


                Hal itu dikarenakan banyak perusahaan yang tidak menjalankan UMK yang telah
               ditetapkan dari tahun sebelum-sebelumnya.


                "Jadi kami tidak ingin ada UMK 2020 dikarena UMK tahun-tahun sebelumny saja
               tidak dijalankan dengan baik oleh perusahaan," kata Nugraha perwakilan dari
               Apindo Kota Bekasi kepada awak media di kantor Dinas Ketenagakerjaan Kota
               Bekasi, Kamis (14/11/2019) malam.

                Nugraha menuturkan berdasarkan data yang dimilik Apindo, dari sekitar 3.000 lebih
               perusahaan di Kota Bekasi masih banyak yang belum menjalankan UMK 2019.

                "Jadi hanya 30 persen saja perusahaan di Kota Bekasi yang jalankan UMK 2019. 70
               persen tidak jalankan, makanya kita minta evaluasi tapi tidak juga ada hasilnya. Baik
               dari provinsi atau pemkot," ungkap dia.

                Apindo menilai Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun Pemkot Bekasi tidak
               menjalankan regulasi dan pengawasan dengan baik.


                Padahal yang dimaksud perusahaan itu tidak hanya perusahaan besar, akan tetapi
               juga UMKM, usaha kecil maupun usaha menengah.


                "Ini kan bisa berdampak para karyawan kita mendapatkan upah jauh dari UMK ini
               suatu yang engga bener. Jangan sampai hanya usaha besar itu yang wajib
               membayar sesuai UMK, tapi lainnya tidak. Aturannya kan jelas UMK itu berlaku
               untuk semua lapisan usaha," jelas dia.

                Maka dari itu, UMK terlihat hanya dijalankan oleh perusahaan besar.


                 Banyak perusahaan kecil atau UMKM yang menggaji karyawannya dibawah Rp 3
               juta bahkan Rp 2 juta.

                "Kota Bekasi ini usaha besar itu hanya sekitar 20-30 persen sebetulnya. Umk itu
               sekarang berlaku untuk siapa? Jangan-jangan hanya berlaku buat industri-industri
               besar, perusahaan kecil tidak melaksanakan," ucap dia.





                                                      Page 134 of 211.
   130   131   132   133   134   135   136   137   138   139   140