Page 103 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JULI 2020
P. 103

penyusunan peraturan perundang undangan yang menyangkut masyarakat banyak. "Omnibus
              Law  RUU  Cipta  Kerja  masih  belum  layak  untuk  ditetapkan  dan  perlu  ditarik  kembali  untuk
              dibahas ulang oleh pemerintah," tegasnya.

              Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Suyasa yang di dampingi
              oleh perwakilan Biro Hukum dan Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Bali, mengapresiasi Cipayung
              Plus Bali dalam menyampaikan aspirasi. "Saya mengapresiasi audiensi adik-adik yang sudah
              menyampaikan  aspirasi  dengan  tertib,  terlebih  di  situasi  Covid-19  ini,  dengan  tetap
              memperhatikan  protokol  kesehatan,  serta  seluruh  aspirasi  ini  akan  kami  tindak  lanjuti  dan
              fasilitasi untuk diajukan kepada DPR-RI" tutupnya  .

              Adapun  lima  poin  tuntutan  yang  disuarakan  yaitu:  1)  Menolak  RUU  Omnibus  Law  yang
              bertentangan  dengan  semangat  ekonomi  Pancasila  serta  memberikan  karpet  merah  bagi
              investor;  2)  Menolak  RUU  Cipta  Kerja  yang  tidak  berpihak  kepada  rakyat  serta  membuka
              gerbang  eksploitasi  sumber  daya  manusia  (SDM);  3)  Menolak  regulasi  RUU  Perizinan  yang
              menguntungkan kaum kapitalis dan merugikan masyarakat luas serta melancarkan eksploitasi
              sumber daya alam (SDA); 4) Menuntut DPR RI untuk memperhatikan dengan seksama RUU
              Omnibus  Law  yang  hanya  akan  melanggengkan  ketimpangan  dan  konflik  agraria  karena
              mengkhianati amanat UUD 1945, UUPA 1960, dan TAP MPR IX/2001 dengan memperdagangkan
              sumber-sumber  agraria;  5)  Meminta  DPRD  Provinsi  Bali  untuk  mendesak  DPR  RI  agar
              mendengarkan dan menindaklanjuti aspirasi yang disuarakan oleh rakyat.

              Diakhir audiensi perwakilan Cipayung Plus Bali Dicky Armando didampingi para ketua organisasi
              lainnya, menyerahkan pernyataan sikap langsung kepada wakil DPRD Bali.

              Editor : Hana Sutiawati.











































                                                           102
   98   99   100   101   102   103   104   105   106   107   108