Page 20 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 JUNI 2020
P. 20

Namun sekali keluar sebanyak enam orang dan dikawal ketat seorang personel polisi. Satu mobil
              memuat enam orang TKA.

              Selain itu, tampak pula pengawalan ketat dari pihak TNI dan kepolisian di pintu keluar ruang
              terminal bandara yang mengarahkan para TKA untuk naik ke mobil.

              Belasan mobil yang memuat ratusan TKA itu meninggalkan bandara setelah semua TKA masuk
              ke dalam mobil.

              Mobil polisi lalu lintas tepat berada di depan puluhan mobil yang memuat TKA untuk mengawal
              perjalanan ratusan TKA itu menuju ke PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) dan PT Obsidian
              Stainless Stell (OSS) di Morosi Kabupaten Konawe.

              Sebelumnya,  Ketua  Dewan  Perwakilan  Rakyat  Daerah  (DPRD)  Provinsi  Sulawesi  Tenggara
              (Sultra), Abdurrahman Saleh melakukan cek langsung kelengkapan legalitas dokumen ratusan
              TKA asal China tersebut.
              Pengecekan langsung itu dilakukan Abdurrahman Saleh dengan mendatangi Bandara Haluoleo
              bersama  pihak  Imigrasi  dan  Dinas  Ketenagakerjaan  serta  pihak-pihak  terkait  lainnya  untuk
              memastikan bahwa para TKA menggunakan visa 312.

              "Kita harapkan mereka hadir tidak lagi menggunakan visa kunjungan tetapi visa kerja. Dimana
              visa kerja itu yang datang (TKA) benar-benar ada keahliannya," kata Abdurrahman Saleh, saat
              berada di Bandara Haluoleo Kendari, Selasa.

              Selain untuk mengecek langsung visa para TKA, Abdurrahman Saleh juga menyampaikan bahwa
              pihaknya akan mengecek keahlian para tenaga kerja asal Tiongkok itu.

              "Setelah  kita  temukan  visanya  nanti,  benar  atau  tidak,  cek  poin  berikutnya  adalah  melihat
              spesifikasi  keahliannya  yang  konkrit,  benar  nggak  dia  ahli  sebenar-benarnya,"  tutur
              Abdurrahman Saleh.

              (antara/jpnn).



































                                                           19
   15   16   17   18   19   20   21   22   23   24   25