Page 176 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 JUNI 2020
P. 176
Bansos & Kartu Prakerja
Selain untuk sektor industri dan properti, pemerintah juga memberikan stimulus
untuk para pekerja dan masyarakat kalangan menengah ke bawah. Beberapa
kebijakannya yaitu menyangkut bantuan sosial untuk masyarakat.
Salah satunya, pemerintah menambah jumlah penerima manfaat bantuan
pemerintah. Jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) untuk bantuan Program
Keluarga Harapan (PKH) sebelumnya sebanyak 9,2 juta keluarga menjadi 10 juta
keluarga.
PKH merupakan program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada keluarga yang
ditetapkan sebagai penerima manfaat. Selain jumlah penerima yang bertambah,
besaran PKH yang diberikan juga turut meningkat.
Penerima manfaat kartu sembako, sementara itu, juga meningkat dari 15,2 juta
keluarga menjadi 20 juta keluarga. Nominal Kartu Sembako juga turut naik dari
Rp150 ribu menjadi Rp200 ribu per KPM per bulan selama sembilan bulan hingga
Desember 2020.
Untuk para pekerja yang terdampak, pemerintah memberikan stimulus melalui Kartu
Prakerja. Sebagai catatan, Kartu Prakerja merupakan salah satu kebijakan yang
dijanjikan Presiden Jokowi pada masa kampanye Pilpres 2019 lalu.
Dalam laman resmi program Kartu Prakerja, disebutkan bahwa Kartu Prakerja
merupakan bantuan biaya pelatihan bagi peserta program berumur 18 tahun ke atas
yang sedang tidak bekerja/kuliah untuk mengembangkan kompetensi penerima
serta meningkatkan produktivitas dan daya saing.
Di masa pandemi ini, pemerintah menaikkan anggaran Kartu Prakerja dari Rp10
triliun menjadi Rp20 triliun. Pemerintah juga menambah jumlah penerima manfaat
Kartu Prakerja menjadi 5,6 juta orang yang pekerja yang terkena PHK atau
dirumahkan dengan unpaid leave, pekerja informal, dan pelaku usaha mikro dan
kecil yang terdampak COVID-19.
Setiap penerima manfaat Kartu Prakerja akan mendapatkan total bantuan sebesar
Rp3.350.000. Bantuan tersebut terbagi menjadi tiga jenis: bantuan pelatihan,
insentif pelatihan, dan insentif survei kebekerjaan.
Bantuan pelatihan diberikan sebesar Rp1 juta per orang. Insentif pelatihan akan
didapatkan peserta secara bertahap selama 4 bulan dengan besaran Rp600 ribu per
bulan. Peserta juga mendapat insentif survei keberkerjaan sebanyak tiga kali
dengan besaran Rp50.000 per survei.
Page 175 of 197.

