Page 251 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JUNI 2020
P. 251
Judul Menaker Ida Fauziyah Targetkan Penarikan 9.000 Pekerja Anak Tahun
Ini
Nama Media sindonews.com
Newstrend Hari Dunia Menentang Pekerja Anak
Halaman/URL https://nasional.sindonews.com/read/67882/15/menaker-ida-fauziyah-
targetkan-penarikan-9000-pekerja-anak-tahun-ini-1591963572
Jurnalis Abdul Rochim
Tanggal 2020-06-12 19:33:00
Ukuran 0
Warna Halaman Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korpo
Sentimen positive
Narasumber
positive - Ida Fauziyah (Menaker) Tantangan dan Strategi Penanggulangan Pekerja Anak secara
Kolektif dan Berkelanjutan
neutral - Ida Fauziyah (Menaker) Ini merupakan gerakan bersama yang harus dilaksanakan
secara terkoordinasi melibatkan semua pihak: pemerintah pusat, pemerintah provinsi,
pemerintah kabupaten/kota, temen-temen serikat pekerja/buruh, pengusaha, untuk bersama-
sama melakukan upaya penanggulangan pekerja anak
neutral - Asep Gunawan (Direktur Pengawasan Norma Kerja Perempuan dan Anak (PNKPA)
Binwasnaker & K3, Kemnaker) Pertama, membuat grand desain dari mulai tahun 2018.
Kita mencoba bekerja sama dengan lintas kementerian: Kemsos, Kemendikbud, Kemenag,
Kemenpora, atau KPPA. Juga di lingkungan internal Kementerian Ketenagakerjaan dalam rangka
menarik mengurangi pekerja anak
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menegaskan komitmennya dalam
menghapus pekerja anak. Wujud komitmen tersebut ditandai dengan meratifikasi Konvensi ILO
Nomor 138 mengenai usia minimum untuk diperbolehkan bekerja dengan UU Nomor 20 Tahun
1999, serta memasukkan substansi teknis yang ada dalam Konvensi ILO tersebut dalam
Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan.
MENAKER IDA FAUZIYAH TARGETKAN PENARIKAN 9.000 PEKERJA ANAK TAHUN
INI
JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menegaskan komitmennya dalam
menghapus pekerja anak. Wujud komitmen tersebut ditandai dengan meratifikasi Konvensi ILO
Nomor 138 mengenai usia minimum untuk diperbolehkan bekerja dengan UU Nomor 20 Tahun
1999, serta memasukkan substansi teknis yang ada dalam Konvensi ILO tersebut dalam
Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan.
250

