Page 61 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 JANUARI 2020
P. 61

Ia menambahkan, kurungan empat bulan penjara ini diharapkan memberikan efek
               jera bagi perusahaan lain yang tidak melaksanakan kewajibannya untuk
               memberikan perlindungan program BPJAMSOSTEK pada karyawannya

               Direktur Kepesertaan BPJAMSOSTEK, E Ilyas Lubis, mengingatkan bahwa
               ketidakpatuhan perusahaan dalam membayar iuran BPJAMSOSTEK akan sangat
               merugikan para pekerja, karena merampas hak pekerja untuk dilindungi seperti
               yang diamanatkan Negara.

               "Tunggakan iuran akan berdampak otomatis hilangnya semua manfaat perlindungan
               BPJAMSOSTEK kepada pekerja pada perusahaan nakal tersebut. Jika hal itu terjadi,
               perusahaan berkewajiban untuk memenuhi seluruh manfaat perlindungan seperti
               yang diselenggarakan oleh BPJAMSOSTEK, dan hal tersebut dapat memberatkan
               perusahaan. Apalagi kami baru saja mendapat amanah dari Pemerintah untuk
               meningkatkan manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan
               Kematian (JKM), mulai dari peningkatan manfaat pada santunan meninggal dunia
               sebesar 75 persen, hingga peningkatan bantuan beasiswa mencapai 1350 persen,"
               tambahnya.

               Namun Ilyas juga menjelaskan, jajarannya pasti mengutamakan pendekatan
               persuasif sesuai prosedur dalam menghadapi perusahaan nakal.

               "Tapi jika perusahaannya masih bandel, tentu saja dilanjutkan ke jalur hukum
               sebagai langkah terakhir. Ini semua kami lakukan untuk memastikan kepatuhan
               pemberi kerja demi perlindungan seluruh pekerja Indonesia," pungkas Ilyas.










































                                                       Page 60 of 62.
   56   57   58   59   60   61   62   63